METRO SUMBAR

Kampung Santri Diluncurkan di MTI Canduang

0
×

Kampung Santri Diluncurkan di MTI Canduang

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Kanwil Kemenag Sumbar Khardinal N dan Sekretaris Daerah Agam, Martias Wanto Dt Maruhun melaunching kampung santri, di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang, Kabupaten Agam, Kamis (18/10). Kampung santri dilaunching dalam rangkaian Grand Opening Hari Santri, yang ditandai dengan pemukulan gendang tansa oleh Khardinal dan Martias Wanto, disaksikan Kepala Kemenag se-Sumbar, pimpinan Pondok Pesantren se-Sumbar dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Sekab Agam, Martias Wanto menyebutkan, bahwa tidak salah lagi jika Kanwil Kemenag Sumbar memilih Agam, tepatnya di Kecamatan Canduang sebagai tempat launching kampung santri. Karena Agam memiliki jumlah pondok pesantren yang terbesar di Sumbar. “Saat ini kita memiliki 33 unit pondok pesantren dan canduang miliki pondok pesantren terbanyak di Agam,” ujar Martias.
Dengan dilaunchingnya kampung santri, diharapkan kegiatan kesantrian menyebar di tangah masyarakat, pada akhirnya nilai kesantrian dapat dimiliki masyarakat, sehingga mereka saling berbaur untuk mensyiarkan agama Islam.
Disebutkan, Kecamatan Canduang terdiri beberapa pondok pesantren, santrinya tidak hanya berada di ponpes saja, tetapi mereka juga mempunyai aktifitas diluar pondok seperti, jadi imam, khatib dan penceramah yang aktif di tengah masyarakat serta lainnya.

“Programnya bergabung dengan masyarakat, nilai ini lah yang dapat dicontoh masyarakat dalam rangka melaksanakan kehidupan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK), yang dapat dipakai menuju masyarakat madani di Agam,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Agam dan Keagamaan Islam, Kanwil Kemenang Sumbar, Khardinal N menyebutkan, kampung santri bertujuan agar keberadaan ponpes betul-betul dirasakan di tengah masyarakat, sehingga santrinya dapat membaur dengan masyarakat.
“Kampung santri diharapkan dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, sehingga shalat berjamaah lima waktu sehari semalam semakin ramai di Kabupaten Agam,” ujarnya.
Tuan Rumah Hari Santri Nasional
Madrasah Tarbiyah Islamiyyah (MTI) Canduang, Kabupaten Agam menjadi tuan rumah Grand Opening ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun, Kanwil Kemenag Sumbar, diwakili Kabid Pembinaan Agama dan Keagamaan Islam, Khardinal N, Kakan Kemenag Agam, Edy Oktafiandi serta Kepala Kemenag se-Sumbar, pimpinan Ponpes se-Sumbar dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan itu diwarnai dengan nyanyian bernuansa islami santriwan/wati MTI Candaung dan penampilan kesenian kreasi santriwan/wati Ponpes Nurul Huda Kecamatan Lubuk Basung seperti, tambua tansa, talempong, pupik dan tari piring.
Pada kesempatan itu, Kabid Pembinaan Agam dan Keagamaan Islam, Khardinal N menyebutkan, bahwa saat ini baru peringatan Hari Santri Nasional tingkat Sumbar, di mana untuk hari puncaknya bertepatan pada 22 Oktober 2018 mendatang. “Pada hari puncaknya akan dilakukan upacara disetiap daerah di Sumbar, bahkan diseluruh Indonesia,” ujarnya.
Khardinal mengharapkan, kegiatan ini betul-betul dapat memberikan motivasi pada santri dan keberadaan pondok pesantren semakin dirasakan ditengah masyarakat. Karena dengan adanya Perpres 22/2015, Ponpes semakin mendapat kedudukan dan perhatian oleh pemerintah. Sehingga para santri semakin kokoh dan kedepan mereka diharapan jadi pemimpin yang berakhlaktulkarimah serta mampu membawa negeri ini yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Martias mengatakan, HSN ini sebagai evaluasi sejauh mana perjuangan santri dan perjalanan pendidikan di pondok pesantren yang ada di Agam, bahkan di Sumbar. Untuk hari puncaknya akan digelar upacara 22 Oktober 2018, di halaman kantor Bupati Agam. (pry)