LIMAPULUH KOTA, METRO–Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo memberikan motivasi dan dukungan kepada pemuda penyandang disabilitas netra, Akhlaqul Imam (19) yang telah mendirikan Enam pondok Tahfidz di Pakan Rabaa, Nagari Batu Patupayuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban.
“Target kita Satu Nagari Satu rumah Tahfidz dalam rangka membangun karakter anak-anak yang beriman dan berakhlak mulia. Tentunya yang telah dilakukan anak kita ini sangat luar biasa, ini terus kita dukung,” demikian dikatakan Bupati Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, saat meninjau rumah tahfizd yang didirikan Akhlaqul Iman.
Disampaikan Bupati, target satu nagari satu rumah Tahfidz ini sudah dimasukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga pihak Pemerintah Nagari juga bergerak cepat untuk melahirkan rumah tahfizd ditempat atau nagari masing-masing.
“Kami juga telah menyampaikan ke pemerintah nagari terkait ini, semoga semangat kita ini dapat tersalurkan juga ke pemerintah nagari,” ujarnya didampingi Kadis Pendidikan Indrawati.
Menurutnya, Pemkab Limapuluh Kota akan menyiapkan anggaran untuk mendukung hal tersebut sesuai dengan kemampuan dari anggaran daerah. Lahirnya sarumah tahfizd disetiap nagari dengan pengelolaan yang baik serta guru atau ustadz-ustazah yang mengajar teruji dibidangnya, diyakini Lima Puluh Kota bakal menjadi lumbung tahfizd dimasa yang akan datang.
“Selain dari anggaran daerah, nagari juga kita dorong untuk mengalokasikan anggarannya untuk pembangunan Rumah Tahfidz ini,” ungkapnya.
Safaruddin juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan terus membina rumah atau pondok Tahfidz yang telah ada di Kabupaten Limapuluh Kota. “Salah satunya yang seperti di bangun Akhlaqul Imam ini, kita akan tetap membina dan mendukung pondok Tahfidz nya ini. Semoga harapan kita ini dapat tercapai,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Limapuluh Kota menyaksikan langsung peserta Pondok Tahfidz belajar menghafal dan juga menyerahkan bingkisan kepada Akhlaqul Imam.
Sementara itu, Pemuda Disabilitas Netra yang dirikan enam pondok Tahfidz, Akhlaqul Imam mengaku bersyukur dengan kunjungan dari Bupati Limapuluh Kota ke kediamannya yang juga digunakan sebagai Pondok Tahfidz.
“Dengan kedatangan bupati ini jelas menunjukkan bahwa ada respon dan perhatian yang baik dari bupati dan pemerintahan,” ujarnya.
Ia mengharapkan agar ke depannya Pemkab Limapuluh Kota dapat lebih memberikan perhatian baik berbentuk moril maupun materil. Supor dari semua elemen masyarakat juga akan mempercepat terwujudnya rumah-rumah tahfizd disetiap nagari.
Seperti diketahui, semenjak 2018 Imam telah mendirikan enam pondok Tahfidz, yakni Pondok Tahfidz Istiqamah, 2019 baru mendirikan Pondok Tahfidz Al-Ikhlas, 2020 Pondok Tahfidz Nurul Akbar, 2021 awal membuka Pondok Tahfidz Al Muttaqin dan seusai Ramadhan 2021 mendirikan Pondok Tahfidz Al Mutaqaddimin. (uus)





