LIMAPULUH KOTA, METRO–Hujan deras yang mengguyur Lima Puluh Kota Rabu (8/9) sore, mengakibatkan Jalan penghubung Taram-Buluah Kasok, di Jorong Buluah Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, terban sepanjang 40 meter dengan ketinggian 8 meter.
Derasnya air sungai Batang Kasok, menggerus pinggir tebing yang langsung dipinggir jalan, dan hampir Separuh badan Jalan terseret arus hingga terban masuk sungai. Sehingga akses Jalan Taram-Buluh Kasok tidak bisa dilalui oleh kenderaan roda Empat. “Hanya kenderaan roda Dua yang bisa lewat,” sebut Camat Harau Andri Yasmen, Kamis (9/9) kepada wartawan.
Andri Yasmen, bersama pihak Nagari, Dinas PUPR dan BPBD langsung melakukan peninjauan kelokasi kejadian pada Kamis (9/9) pagi. Sehingga untuk sementara waktu agar tidak membahayakan bagi pengguna jalan terutama kenderaan Roda Empat dilarang melintas. “Tanah masih labil. Jadi untuk roda Empat tidak bisa lewat, karena nanti malah membahayakan,” ucapnya.
Camat menyebut, aliran sungai Batang Kasok yang terban itu sebenarnya sudah tidak dialirannya. Sementara aliran aslinya sudah terjadi pendangkalan sehingga air mencari aliran sendiri. “Aliran aslinya agak jauh dari jalan. Tapi karena sudah dangkal, sehingga air mencari jalan sendiri dan tepat dipinggir jalan itu,” ucap Camat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, H.Joni Amir, usai meninjau kelokasi kejadian yang tidak jauh dari SMP Buluah Kasok itu, menyebut lebih separoh badan jalan terban atau longsor terbawa derasnya aliran air Sungai Batang kasok.
Dikatakannya, untuk saat ini ada sedikitnya 1.117 jiwa warga yang tinggal di Jorong Buluah Kasok. Namun, untuk saat ini kondisi Jalan masih bisa dilewati kenderaan roda Dua. Hanya saja kenderaan roda Empat yang tidak bisa lewat. “Jadi jalan masih bisa dilalui kenderaan roda Dua. Dan 1.117 jiwa warga kita yang ada di Jorong Buluah Kasok aksesnya Jalannya masih bisa dilalui,” sebutnya.
Joni Amir juga menyebut sudah melaporkan kejadian kepada Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo. “BPBD dan dinas tehknis PU hari ini meninjau kondisi jalan tersebut, setelah melapor ke Bupati hasil cek ke lapanggan ini perlu kita tangani cepat kata bupati. mengharapkan dinas PU dan BPBD bergerak cepat supaya masyarakat tidak terganggu aktifitasnya,” ungkap Joni Amir.
Disampaikannya, pihanya Jumat (10/9) ini akan melakukan rapat dengan unsur terkait untuk melengkapi semua kebituhan guna penanganan Jalan Buluah Kasok-Taram.
“Sementara sekarang hari ini diminta kepada masyarakat yang mempunyai kendraan roda Empat untuk tidak melewati jalan tersebut, sekalian besok masyarakat akan memperlebar jalan melalui goro untuk bisa di lewati sementara,” jelasnya.
Joni Amir menghimbau kepada seluruh warga Lima Puluh Kota, mengingat sekarang kita sudah masuk musim hujan dan harus selalu meningkatkan kewaspadaan. “Himbuaan kita kepada masyarakat menggingat sekarang kita sudah masuk musim hujan tentu harus meningkatkan kewaspadaan ,apalagi warga yang berumah dipinggir sungai maupun tebing-tebing. Kemudian bagi warga yang akan melewati jalur Sumbar- Riau untuk meningkatkan kewaspadaanya. Kalau hujan deras untuk beristirahat dulu sebelum melalui jalan dari Lubuk bangku sampai ke Manggilang untuk menuju Pakan baru,” ajaknya. (uus)





