SOLOK, METRO–Dua pencuri kotak infak di Masjid Ikhlas Ar Rahman di Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, yang viral di media sosial gegara beraksi hanya menggunakan celana dalam dan kepala ditutup kantong plastik, akhirnya ditangkap.
Ternyata, dua pencuri itu diketahui berinisial RL (15) dan MF (14) yang masih berstatus anak bawah umur yang rumahnya berada tidak jauh dari masjid yang mereka curi kotak infaknya. Keduanya diringkus Tim Opsnal Satreskrim Polres Solok pada Senin malam (6/9).
Saat ditangkap, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 155 ribu dalam berbagai pecahan yang merupakan hasil dari pencurian kotak infak masjid. Kepada Polisi, kedua pelaku mengaku nekat menjalankan aksinya dengan hanya mengenakan celana dalam agar mereka tidak dikenali orang lain meski terekam CCTV.
Bahkan, dalam waktu semalam, kedua pelaku menjalankan aksinya di dua masjid berbeda. Mereka, pada malam itu Minggu (5/9) dinihari sekitar pukul 01.00 wib menjalankan aksinya di Masjid Ikhlas Arrahman, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus ,Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok dengan sasaran kotak amal yang terdapat di dalam masjid.
Mereka beraksi tanpa busana dengan mengenakan celana dalam dan menutup wajahnya. Keduanya pun berhasil menggondol kotak amal tanpa diketahui orang lain. Kotak amal yang berisikan sejumlah uang itu dibawa oleh pelaku ke dalam WC. Di dalam WC pelaku menguras uang dari kotak amal tersebut dengan cara merusaknya.
Berhasil mendapatkan uang dari kotak amal, kedua pelaku langsung kabur. Namun malam itu kedua pelaku kembali menjalankan aksinya dengan sasaran kotak amal yang ada dimasjid Nurul Hidayah Bukit Gompong Nagari Koto Gadang Guguak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok.
Masjid Nurul Hidayat, kedua pelaku diduga melancarkan aksinya menjelang subuh dan juga berhasil menggasak kotal amal milik masjid. Aksi kedua pelaku ini juga berjalan mulus tanpa diketahui orang lain.
Namun keesokan harinya, perbuatan kedua pelaku membuat warga heboh. Pasalnya aksi pencurian kotak amal itu terekam cctv milik masjid Ikhlas Arrahman Jorong Kayu Aro Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok.
Dan yang lebih membuat warga heboh, kedua pelaku hanya mengenakan celana dalam saat menjalankan aksinya. Hal ini dilakukan pelaku agar dirinya tidak mudah dikenali orang lain meski perbuatan mereka terekam cctv.
Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo melalui Kasat Reskrim Iptu Rifky Yudha Ersanda, awalnya petugas mendapat laporan dari Belnofri (43) garin masjid bahwa kotak amal milik masjid hilang. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas dengan melihat CCTV masjid.
“Awalnya malam hari menjelang pulang, garin masjid masih melihat kota amal dengan kondisi digembok. Namun paginya sehabis sholat subuh, kotak amal itu raib. Setelah dicari ternyata kotak amal itu ditemukan didalam WC. Akan tetapi kondisi kotak amal sudah rusak dan uang didalamnya hilang,” kata Iptu Rifki.
Ditambahkan Iptu Rifki, karena curiga dan untuk mengetahui apa yang terjadi, warga melihat rekaman CVTV. Ternyata benar, aksi pelaku terekam cctv masjid. Berdasarkan petunjuk dari CCTV tersebut, pihaknya berhasil mengenali pelaku. Setelah mencari keberadaan pelaku petugas yang tergabung dalam tim karawai Polres Solok berhasil membekuk kedua pelaku di tempat berbeda berikut barang bukti berupa sejumlah uang.
“Barang bukti berupa uang sebesar Rp155 ribu yang terdiri dari dua lembar uang kertas pecahan Rp 50 ribu satu lembar uang kertas pecahan Rp 20 ribu dan tiga lembar uang kertas pecahan Rp 10 ribu, serta satu lembar uang kertas pecahan Rp 5 ribu berhasil diamankan,” pungkasnya. (vko)






