SAWAHLUNTO, METRO–MUI Kota Sawahlunto melaksanakan Musda MUI X di Hotel Cahaya Kecamatan Talawi, Sabtu (28/8). Musda tersebut mengusung tema Musda Membawa Izzah Menyandang Khidmah.
Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Wakil Walikota Zohirin Sayuti menghadiri Musda MUI X tersebut. Dalam kesempatan itu Walikota menyebutkan, Musda ini dapat berjalan lancar dan kepengurusan baru yang terbentuk nanti, hendaknya mempertahankan serta meningkatkan sinergi MUI dengan Pemko Sawahlunto. “Karena selama ini, jalinan sinergi MUI dengan Pemko sudah terjalin baik, terutama sesuai dengan visi Pemko Sawahlunto, menciptakan kehidupan beragama dan berbudaya yang semakin baik,” ungkap Deri Asta.
Deri Asta meminta, kepada pengurus lama, wako menyampaikan terimakasih banyak, besar kontribusi yang telah diberikan untuk umat, semoga menjadi amal ibadah yang berlipat ganda nilainya, di sisi Allah SWT.
Dalam kehidupan beragama bagi masyarakat, peran pemerintah adalah dalam memfasilitasi masyarakat beribadah, dengan mengeluarkan kebijakan dan menjalankan progam kerja untuk mendukung pembangunan/kegiatan keagamaan. Sementara untuk isinya, seperti berbagai tuntunan dan wawasan keagamaan kepada masyarakat, hal tersebut merupakan peran dari para ulama, yang memiliki ilmu dan kapasitas dalam hal tersebut.
Sementara itu, agar kebijakan berbagai program kerja dapat disesuaikan dengan tuntunan agama. Karenanya, pemerintah dan ulama mesti sejalan beriringan dan di Kota Sawahlunto, hal ini sudah terlaksana. Ditandai dengan berjalannya hubungan baik antara Pemko dan para ulama serta bersinergi secara baik untuk kemaslahatan umat.
Dalam kegiatan Musda ini, turut dihadiri langsung oleh Ketua MUI Provinsi Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar serta Kepala Kemenag Kota Sawahlunto, Dedi Wandra serta para tokoh agama dan undangan lainnya. (pin)





