METRO SUMBAR

LKKS Kota Pa­riaman Serahkan Daftar Warga Penyandang Disabilitas

1
×

LKKS Kota Pa­riaman Serahkan Daftar Warga Penyandang Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Ketua LKKS Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius dan jajaran kemarin menyerahkan daftar warga Kota Pariaman penyandang disabilitas.

PARIAMAN, METRO–Ketua LKKS Kota Pa­riaman, Ny. Lucyanel Genius dan jajaran kemarin menyerahkan daftar war­ga Kota Pariaman penyan­dang disabilitas. Usulan tersebut  diterima lang­sung oleh Elfiyon Tanjung, Direktur Utama LAZIS Mi­tra Umat Madani Padang.

Kedatangan Ketua dan jajaran LKKS Kota Paria­man ini, dalam rangka me­nyerahkan daftar warga Kota Pariaman penyan­dang disabilitas yang ada di Kota Pariaman, yang diusulkan untuk menerima bantuan dari LAZIS MUM ini, dan diterima langsung oleh Elfiyon Tanjung, Di­rektur Utama LAZIS Mitra Umat Madani Padang.

“LKKS sebagai lem­baga sosial yang fokus pada peningkatan ke­sejah­teraan sosial, juga mem­bawa misi untuk mem­ban­tu Pemerintah Kota Pa­riaman dalam usaha me­ngentaskan kemiskinan,” ujarnya.

LKKS sendiri meru­pa­kan lembaga non pe­me­rintah dan bersifat ter­buka, independen serta mandiri, yang dibentuk mulai dari tingkat nasional, provinsi sampai kabu­pa­ten/kota, dan masing-ma­sing ber­sifat otonom dan bukan lembaga yang mem­punyai hubungan hierarki, jelas­nya.

“Kami di LKKS Kota Pariaman, telah banyak bekerjasama dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan pe­yandang masalah sosial, mulai dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, sunatan massal, santunan anak yatim piatu, bantuan sandang dan pangan untuk warga miskin, serta ban­tuan untuk disabilitas,” tuturnya.

Baca Juga  Mahyeldi-Vasko Tampilkan Kelas Kepemimpinan di Debat Kedua Pilgub Sumbar

“LKKS Kota Pariaman, telah menjalin kerjasama dengan Baznas, Indo Jalito Peduli, Purna STPDN Kota Pariaman, Perbankan sam­pai CSR Perusahaan, dan hari ini kami mengunjungi LAZIS MUM ini, untuk me­minta bantuan warga Kota Pariaman, khusus peyan­dang disabilitas sebanyak 50 orang,” jelasnya lebih lanjut.

Ny Wali Kota Pariaman ini berharap, agar LAZIS MUM bisa kerjasama de­ngan LKKS Kota Pariaman, untuk membantu warga Pariaman yang belum ter­sentuh bantuan agar anak-anak disabilitas menda­patkan sarana dan prasa­rana dalam membantu atas kekurangan mereka, se­perti kaki palsu, kursi roda, alat bantu dengar dan lain sebagainya.

Direktur Utama LAZIS MUM Padang, Elfiyon Tan­jung, menjelaskan bahwa organisasinya ini telah berdiri sejak Tahun 2016 lalu, sebelumnya sudah lama bergerak di penge­lolaan zakat, baik dari ma­syarkat Sumatera Barat sendiri, baik diranah mau­pun dirantau, dan baru terbentuknya kelem­ba­gaan LAZIS MUM ini di tahun 2016, ulasnya.

“Kami mempunyai 10 orang karyawan yang mem­punyai tugas yang berbeda, untuk mendu­kung program LAZIS MU­M, dimana ada Direktur Penghimpunan dan Laya­nan ZIS, Syahyudiwarman, Direktur Keuangan dan Adm, Roza Seswita, Pelak­sana Program, Riswanto dan Divisi Customer Relation Managemen (CRM), Imlinar Zurmayanti, dan sisanya stay dikantor, di­ma­na kita juga sering ber­kordinasi dengan Baznas  serta sharing informasi, dan kesemuanya hadir lengkap hari ini,” ung­kap­nya.

Baca Juga  Audy Joinaldy Bantu Korban Kebakaran di Muaro Paneh, Kabupaten Solok

Elfiyon Tanjung juga menuturkan bahwa pihak­nya mempunyai program untuk warga penerima ban­tuan, dimana di LAZIS MUM ada 10 program, dan salah satunya untuk pe­nyandang disabilitas, dan permohonan LKKS Kota Pariaman ini akan nkami tindak lanjuti dengan tim nantinya.

“Untuk Kota Pariaman sendiri, kami lagi mendata para pelaku UMKM yang betul-betul dari keluarga tidak mampu yang ada di Kota Pariaman, dimana nantinya akan kita bantu pra sarana dan fasilitas tempat jualan yang lebih bersih dan higienis di tem­pat-tempat destinasi wi­sata,” terangnya.

Elfiyon juga berharap, agar nantinya pihaknya yang satu-satunya lem­baga LAZIS independen juga dapat menyalurkan bantuan kepada masya­rakat Kota Pariaman, se­hingga permasalahan so­sial terkait kemiskinan, dapat dibantu dengan ada­nya donatur yang bersedia untuk itu, sesuai dengan moto kami “Jembatan Pe­duli Ranah dan Rantau”, dapat kami realisasikan,” tutupnya mengakhiri. (efa)