TELUK BAYUR, METRO–Kesuksesan dan keberhasilan terselenggaranya Festival Memasak Rendang Sedunia yang baru selesai dilakukan Sabtu (21/8) lalu, tidak terlepas dari motivasi dan dukungan dari sosok Ny Nanny Hadi Tjahjanto.
Danlanatamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto, melalui Kadispen Mayor Laut (T) Syahrul mengatakana, bahwa rendang merupakan warisan budaya dari Minang yang diajukan ke Unesco sebagai Warisan Budaya Non Benda. Merendang yang dilakukan secara virtual di seluruh dunia, di awali dengan sambutan dari ibu Negara Ny.Iriana Jokowidodo.
Kilas balik kegiatan merendang sedunia diawali dari kunjungan istri Panglima TNI, Ny Nanny Hadi Tjahjanto pada tanggal 17 Juni 2021 padat saat acara peresmian Kampung Bahari Nusantara (KBN) bertempat di Sungai Pisang kota Padang.
“Di akhir acara peresmian KBN, rombongan ibu Nanny diminta memasak rendang oleh Ny Santi Diansari Hargianto Ketua Kordinator Cabang (Korcab) II Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I. Ibu Nanny tertarik dan berjanji akan ikut mempromosikan rendang yang merupakan makanan khas dari ranah Minang ke dunia dalam hal ini Unesco,” jelas Syahrul.
Waktu yang ditunggu tunggu oleh masyarakat Minang terwujud pada hari Sabtu (21/8), kegiatan memasak rendang sedunia. “Terima kasih ibu Nanny Hadi Tjahjanto atas upaya yang dilakukan mempromosikan rendang dikenal diseluruh dunia, semoga makanan rendang bukan saja kebanggaan orang Minang tapi juga masyarakat Indonesia,” sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, mengikuti Festival Memasak Rendang Sedunia yang dilangsungkan di Mako Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Padang, Sabtu (21/8) pagi. Dalam sambutannya yang didengarkan secara virtual, Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengungkapkan harapannya agar rendang dapat diakui Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai warisan budaya dunia. Tidak hanya itu, ia juga ingin rendang mendapatkan tempat di hati dan dicintai masyarakat dunia.
Menurutnya, dengan memasak rendang serentak secara virtual kali ini diharapkan dapat menunjukkan kekayaan kuliner Indonesia kepada dunia. Begitu pun meyakinkan dunia bahwa rendang layak dicintai.
“Melalui memasak rendang bersama ini, kita tunjukkan kepada dunia akan kekayaan kuliner Indonesia. Kita yakinkan kepada dunia bahwa rendang layak dicintai dan diakui oleh UNESCO dan dunia,” kata Iriana.
Seperti diketahui, sejak tahun 2011 rendang sudah dinobatkan sebagai hidangan terlezat dalam daftar 50 hidangan di dunia oleh CNN Internasional. Lalu pada tahun 2013, Rendang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Rendang juga menempati posisi ke-11 sebagai makanan terenak di dunia pada 2011 dan 2021 versi CNN Travel.
Tetapi itu semua belum cukup, tegas Iriana. Karena pemerintah menargetkan rendang bisa dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia oleh UNESCO. Sehingga semakin membuka peluang bagi kuliner rendang tersaji atau dihidangkan di berbagai tempat di dunia.
“Mari dukung dan sukseskan, kita gaungkan Randang sebagai masakan terlezat dunia di seluruh Nusantara. Kita ingin rendang tersaji dan dicintai di dunia. Selamat memasak,” tukas Iriana Jokowi. (ped)






