AGAM/BUKITTINGGI

Sepekan, 1.098 Pasien Covid-19 Sembuh, Kasus Meninggal Dunia Alami Peningkatan di Kabupaten Agam

2
×

Sepekan, 1.098 Pasien Covid-19 Sembuh, Kasus Meninggal Dunia Alami Peningkatan di Kabupaten Agam

Sebarkan artikel ini
Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Agam terus mengalami peningkatan.

AGAM, METRO–Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Agam terus mengalami peningkatan. Dalam sepekan terakhir, terhitung 1.098 pasien su­dah dinyatakan pulih dari paparan virus Corona.

Informasi tersebut di­sam­paikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten A­gam, dr. Hendri Rusdian, Jumat (20/8). Disebutkan, Kabupaten Agam men­capai rekor kesembuhan tertinggi pada Minggu (15/8) dengan catatan 406 pa­sien sembuh.

Sehari sebelumnya pa­sien sembuh juga bertam­bah 334 orang. Tren ke­sembuhan berlanjut pada awal pekan dengan catatan kesembuhan 118 kasus.

Seterusnya, rentetan angka kesembuhan yakni 89 pasien pada Selasa (17/9), hari berikutnya 72 pa­sien, kemarin 7 pasien dan hari ini 72 pasien.

Baca Juga  Bupati Agam Beri Reward Dua Pelajar SMKN 1 Ampek Angkek

“Sejauh ini, total pasien sembuh sudah mencapai 6.272 orang. Persen­ta­se­nya mencapai 87,11 per­sen,” kata dr. Hendri Rus­dian.

Sementara kasus ter­konfirmasi Covid-19 dalam sepekan terakhir tercatat bertambah sebanyak 328 kasus. Kasus konfirmasi tertinggi terjadi pada Sab­tu (14/8) lalu dengan 100 kasus.

Sehari setelahnya se­cara berurutan jumlah pasien terkonfirmasi Co­vid-19 bertambah seba­nyak 42 kasus, 16 kasus, 26 kasus, 30 kasus, 82 kasus dan hari ini bertambah 32 kasus.

Total kumulatif kasus terkonfirmasi Covid-19 sejak kasus pertama terca­tat sebanyak 7.200 kasus. Artinya kata dr. Hendri, antara kasus positif dan sembuh terdapat jumlah kasus aktif yang tersisa sebanyak 742 kasus.

Baca Juga  Sosialisasi Pembentukan Tim Koordinasi Daerah Vokasi, Tingkatkan Mutu Sesuai Kebutuhan Pasar

Kabar buruknya lanjut­nya, kasus meninggal dunia akibat Covid-19 juga me­ngalami peningkatat. Ter­catat dalam sepekan te­rakhir terjadi 11 kasus meninggal dunia, dengan total meninggal dunia se­banyak 186 kasus.

dr.Hendri mengajak semua pihak tetap disiplin terhadap protokol kese­hatan dan dapat bera­dap­tasi dengan adab ke­bia­saan baru, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Termasuk men­dukung upaya percepatan herd immunity dengan me­ngikuti program vaksinasi yang digerakkan pe­me­rintah.

“Semoga semua kem­bali normal, wabah ini ce­pat berlalu dan semoga kita dapat beraktivitas tan­pa khawatir lagi terhadap penyakit ini,” harapnya. (pry)