METRO PADANG

Mencari Pendamping Hendri Septa, PKS Nunggu Respon PAN

0
×

Mencari Pendamping Hendri Septa, PKS Nunggu Respon PAN

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang Hendri Septa.

SAWAHAN, METRO–Partai Keadilan Se­ jah­tera (PKS) masih me­nung­gu respons dari Wali Kota Pa­dang terkait dengan pengi­sian kursi Wakil Wali Kota Pa­dang yang masih kosong sejak 7 April 2021 lalu.

“Sejak Mei lalu, kami sudah menyurati DPD PAN Kota Padang yang dipimpin Hendri Septa, namun sam­pai sekarang belum ada respon,” ujar Ketua Majelis Per­timbangan Wilayah (MPW) DPTD PKS Padang, Arnedi Yarmen, Kamis (19/8).

Ia menyampaikan, se­be­lum­nya PKS sudah mem­­bangun komunikasi dan silaturahmi dengan DPW PAN Sumbar mem­bahas soal kursi Wa­wako Padang. “Sekarang, tinggal respon dari DPD PAN Kota Padang, dan kami ber­ha­rap bisa bersama-sama saling me­nguat­kan untuk mem­per­cepat proses ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ber­dasar­kan aturan yang ada untuk memilih Wawako di­usulkan dua nama dari par­tai pengusung. “Karena par­tai pengusung adalah PKS dan PAN, maka dua nama tersebut adalah ke­se­pa­katan kedua partai, bu­kan ber­arti satu PKS, satu PAN, bisa saja kedua­nya dari PKS atau dua-duanya dari PAN, ka­rena yang penting se­pakat,” jelas Wakil Ketua DPRD Padang ini.

Baca Juga  Buka Puasa Bersama Insan Pers, Hendri Septa Harapkan Sinergi untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Warga

Ia menilai jangan dipa­hami harus satu nama di­usung PKS dan satu lagi di­usung PAN. Jika Wali Kota Padang membuka komu­ni­kasi, maka proses ini akan bisa lebih cepat. “Di tingkat DPP, kedua partai kami sudah bertemu, tinggal di Padang yang belum,” kata­nya.

Terkait dengan adanya keinginan PAN untuk juga mengusung calon Wa­wa­ko, menurutnya, itu meru­pakan kewenangan ketua DPD PAN. Namun yang dikhawatirkan bukan itu, melainkan tidak meng­inginkan adanya wakil.

“Ini bisa jadi masalah, padahal amanat UU kepala daerah itu harus ada wakil, ibarat kata beban yang dibagi dua lebih ringan dikerjakan berdua ketim­bang sendiri,” katanya.

Mengenai dua nama yang diusung kedua partai tentu harus melalui mu­sya­warah, namun ia menilai alangkah eloknya Wawako dari PKS, karena Wali Kota sudah dari PAN. “Dengan demikian alangkah elok kedua nama yang diusul­kan adalah keduanya dari PKS, karena secara etika politik­nya demikian,” kata­nya.

Baca Juga  Perseteruan Pimpinan DPRD Padang Memanas, Wahyu dan Anif Laporkan Erisman

Akan tetapi, ia tetap menghargai PAN dalam mengambil keputusan dan tetap menunggu respon.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Padang menye­but­kan, untuk kekosongan kur­si Wawako diserahkan se­penuhnya kepada dua par­tai pengusung PAN dan PKS.

“Untuk nama Wawako saya serahkan sepe­nuh­nya kepada partai,” kata Hendri Septa beberapa hari lalu.

Untuk Partai PAN, ketika di­tanya kapan waktunya me­nyerahkan nama calon Wa­wako, Hendri menja­wab dengan tawa kelara­kar dan belum memberi ke­pastian.

“Tidak tahu lah saya. Di partai masih ada lagi di atas dalam hal ini pimpinan, itu urusan mamak-mamak kita di atas,” ujar Hendri Septa.(ade)