SAWAHAN, METRO–Partai Keadilan Se jahtera (PKS) masih menunggu respons dari Wali Kota Padang terkait dengan pengisian kursi Wakil Wali Kota Padang yang masih kosong sejak 7 April 2021 lalu.
“Sejak Mei lalu, kami sudah menyurati DPD PAN Kota Padang yang dipimpin Hendri Septa, namun sampai sekarang belum ada respon,” ujar Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPTD PKS Padang, Arnedi Yarmen, Kamis (19/8).
Ia menyampaikan, sebelumnya PKS sudah membangun komunikasi dan silaturahmi dengan DPW PAN Sumbar membahas soal kursi Wawako Padang. “Sekarang, tinggal respon dari DPD PAN Kota Padang, dan kami berharap bisa bersama-sama saling menguatkan untuk mempercepat proses ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan aturan yang ada untuk memilih Wawako diusulkan dua nama dari partai pengusung. “Karena partai pengusung adalah PKS dan PAN, maka dua nama tersebut adalah kesepakatan kedua partai, bukan berarti satu PKS, satu PAN, bisa saja keduanya dari PKS atau dua-duanya dari PAN, karena yang penting sepakat,” jelas Wakil Ketua DPRD Padang ini.
Ia menilai jangan dipahami harus satu nama diusung PKS dan satu lagi diusung PAN. Jika Wali Kota Padang membuka komunikasi, maka proses ini akan bisa lebih cepat. “Di tingkat DPP, kedua partai kami sudah bertemu, tinggal di Padang yang belum,” katanya.
Terkait dengan adanya keinginan PAN untuk juga mengusung calon Wawako, menurutnya, itu merupakan kewenangan ketua DPD PAN. Namun yang dikhawatirkan bukan itu, melainkan tidak menginginkan adanya wakil.
“Ini bisa jadi masalah, padahal amanat UU kepala daerah itu harus ada wakil, ibarat kata beban yang dibagi dua lebih ringan dikerjakan berdua ketimbang sendiri,” katanya.
Mengenai dua nama yang diusung kedua partai tentu harus melalui musyawarah, namun ia menilai alangkah eloknya Wawako dari PKS, karena Wali Kota sudah dari PAN. “Dengan demikian alangkah elok kedua nama yang diusulkan adalah keduanya dari PKS, karena secara etika politiknya demikian,” katanya.
Akan tetapi, ia tetap menghargai PAN dalam mengambil keputusan dan tetap menunggu respon.
Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Padang menyebutkan, untuk kekosongan kursi Wawako diserahkan sepenuhnya kepada dua partai pengusung PAN dan PKS.
“Untuk nama Wawako saya serahkan sepenuhnya kepada partai,” kata Hendri Septa beberapa hari lalu.
Untuk Partai PAN, ketika ditanya kapan waktunya menyerahkan nama calon Wawako, Hendri menjawab dengan tawa kelarakar dan belum memberi kepastian.
“Tidak tahu lah saya. Di partai masih ada lagi di atas dalam hal ini pimpinan, itu urusan mamak-mamak kita di atas,” ujar Hendri Septa.(ade)






