PADANG, METRO–PT Kimia Farma menjamin ketersediaan stok dan distribusi obat serta vitamin untuk para pasien Covid-19 melalui apotek-apotek dan rumah sakit di wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Hal tersebut terlihat dari kunjungan tim kantor staf Presiden RI ke Apotek-Apotek Kimia Farma yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Barat, 12-15 Agustus lalu.
Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut rapat terbatas evalusasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Wisnu Aji Nugroho, Mantan Komisaris Independen PT Len Industri (Persero) yang saat ini mendapatkan penugasan sebagai Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden langsung memimpin tim verifikasi di lapangan.
Hal tersebut dilakukan untuk meninjau ketersediaan obat dan vitamin untuk perawatan pasien Covid-19.
Pada kesempatan yang sama, PIC KSP untuk Kementerian BUMN ini juga mendalami proses distribusi dan stok obat-obatan untuk pasien Covid-19 di kota Padang melalui anak perusahaan PT Kimia Farma.
Direktur PT Kimia Farma, Verdi Budidarmo mengatakan bahwa Kimia Farma terus berupaya untuk menjaga ketersediaan produk obat dan vitamin khususnya yang berkaitan dengan covid 19.
“Kita berupaya agar ketersediaan obat dan vitamin ini bisa terpenuhi, mulai dari produksi hingga distribusi ke apotek-apotek dan rumah sakit,” katanya.
Dikatakannya, sebagai contoh untuk Favipiravir, Kimia Farma memiliki kemampuan untuk memproduksi 2 juta tablet perhari.
“Hingga saat ini, khususnya di Sumbar ketersediaan obat dan vitamin related Covid-19 mencukupi diseluruh apotek Kimia Farma,” katanya. (heu)






