METRO PADANG

Gejala Mirip Covid-19, Kasus Warga Meninggal Mendadak di Rumah Makin Ramai di Kota Padang

0
×

Gejala Mirip Covid-19, Kasus Warga Meninggal Mendadak di Rumah Makin Ramai di Kota Padang

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang hanya menyelenggarakan dan menguburkan jenazah yang positif Covid-19.

KURANJI, METRO–Sejumlah kasus meninggal mendadak terjadi di tengah pandemi corona (Covid-19) di Kota Padang. Belum dipastikan apakah mereka meninggal akibat terpapar Covid-19 atau bukan. Namun beberapa korban menunjukkan gejala-gejala terserang virus corona seperti sesak napas.

Kasus meninggal men­dadak itu membuat sejum­lah masyarakat bimbang dan ketakutan. Mereka takut jika yang meninggal itu terpapar Covid-19, se­dang­kan proses pemaka­man­nya tidak dilakukan sesuai prosedur protokol kesehatan (prokes).

“Awalnya cuma batuk-batuk. Setelah dibawa ke bidan, sesak nafas lalu meninggal,” sebut Rani (34), warga Kuranji, men­ceritakan kasus kerabat­nya yang meninggal men­dadak.

Diceritakan, beberapa hari lalu ada pula kera­batnya yang meninggal mendadak karena sesak nafas, lalu lemas dan me­ninggal. Meninggalnya di rumah saja, tapi ia yakin, hal itu ada kaitannya de­ngan Covid-19.

Baca Juga  Kecelakaan Tertabrak KA 2019, Jasa Raharja Santuni Delapan Korban

Sementara penye­leng­garaan jenazahnya masih diper­lakukan seperti biasa oleh pihak keluarga. Di­jenguk ramai-ramai ber­keru­mun, dimandikan  dan di­sha­latkan di masjid.

Kemudian, sebe­lum­nya, juga ada orang satu kampungnya yang me­ninggal mendadak seperti itu. Awal mulanya demam, ba­tuk, lalu meninggal. “Kha­­­watir juga kita pe­nu­laran ma­sih banyak,” tan­das Rani.

Warga lain, Yeni (40) juga mengakui hal sama. Me­nurut dia, kemarin, baru saja seorang temannya me­ning­gal dunia karena Covid-19. Awalnya, teman­nya tersebut hanya mela­kukan isolasi mandiri di rumah dengan harapan segera sembuh. Tapi se­telah  berhari-hari, malah makin sesak. Setelah tak tahan lagi, baru dibawa ke rumah  sakit. Lalu me­ning­gal.

Baca Juga  Pesantren Ramadhan Melalui Zoom? Pemko Bahas Bersama Disdik, Bagian Kesra dan Dewan Masjid

“Penanganannya ba­nyak yang terlambat, se­hing­ga banyak yang me­ning­gal mendadak begitu,” ulasnya.

Kepala Dinas Ling­ku­ngan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon menga­takan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang hanya menyelenggarakan dan me­ngu­burkan jenazah yang  positif Covid-19  dan berasal dari rumah sakit. Un­tuk yang meninggal men­­dadak di rumah, na­mun diragukan statusnya tidak masuk  dalam ranah penguburan melalui DLH.

“Mungkin Dinas Kese­hatan yang berwenang menentukan status jena­zahnya. Kalau kita hanya menguburkan yang dari rumah sakit,” tandas Mai­rizon. (tin)