SOLSEL, METRO–Para tutor pendidikan kesetaraan diharapkan dapat terus mengembangkan diri dan mampu memafaatkan Dinas Pendidikan serta berbagai pihak lainnya sebagai mitra kerja dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.
Bahkan, ke depan keberadaan fasilitas lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) melalui anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) akan diupayakan lebih optimal lagi, terutama untuk ketersediaan fasiltas Ruang Kelas Belajar (RKB) bagi peserta didik di kesetaraan ini.
“Tahun depan akan diusulkan kegiatan rehab lembaga sama seperti satuan pendidikan lainnya. Hal itu dikarenakan dalam usulan Dapodik pengelola sudah bisa mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan mereka,” jelas Kasi Kurikulum Paud/PNF, Disdikpora Solsel, Adrian SPd saat mengukuhkan pengurus DPC Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Solsel di Wisma Sakinah baru-baru ini.
Adrian berharap, kepada pengurus Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Solsel yang baru saja dikukuhkan agar mampu menyatukan visi dan misi lebih kurang 110 orang tutor yang ada di 10 PKBM dan 8 orang yang ada di SKB di daerah ini.
Ketua DPD Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Provinsi Sumbar H Elvis Betrizon usai pengukuhan mengatakan, bahwa peran tutor saat ini menjadi penting. Terutama dalam meningkatkan lulusan pendidikan kesetaraan. Apalagi seiring dengan perkembangan masa saat ini, peran tutor pendidikan kesetaraan tersebut semangkin kuat dan sangat penting, karena mereka turut berperan mencerdaskan anak bangsa.
“Apalagi tutor ini memberikan layanan pada warga masyarakat yang kurang beruntung mengikuti pendidikan formal. Termasuk warga belajar di lembaga ini pada umumnya sudah berusia produktif,” ujar Elvis
Elvis mengapresiasi forum, agar mampu mewadahi para tutor untuk terus mengembangkan diri. Karena peran tutor ini sangat penting untuk mewujudkan impian warga belajar, dengan menyelaraskan kemampuan atau potensi yang dimiliki oleh warga belajar itu sendiri. (*/afr)





