PAINAN, METRO–Lonjakan kasus positif Covid-19 menyebabkan keterisian rumah sakit di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) meningkat. Situasi tersebut membuat permintaan rumah sakit akan oksigen terus bertambah.
Meski demikian, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. M. Zein Painan mampu memproduksi oksigen secara mandiri. Hal ini jelas membuat Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Audy Joinaldy kaget.
Audy mengungkapkan, kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien Covid-19 di sejumlah RS di Sumbar terus meningkat dalam dua hari terakhir. Pasokan oksigen sampai saat ini masih ada, sehingga pelayanan tetap bisa diberikan maksimal. “Sementara ini, masyarakat Sumbar tidak perlu khawatir untuk kesediaan oksigen kita masih mencukupi,” ucapnya.
Kebutuhan oksigen dalam menunjang perawatan pasien sejatinya tidak hanya diberikan kepada pasien Covid-19. Namun diakui 80 persen memang dialokasikan untuk penanganan pasien Covid-19. Baik di ruang isolasi maupun ICU.
“Ini patut kita apresiasi. Di mana rumah sakit saat ini kebutuhan akan oksigen mengalami peningkatan,” ungkap Audy saat mengunjungi RSUD dr. M. Zein Painan, Minggu (25/7)
Sementara RSUD dr. M. Zein Painan, dengan generator yang dimiliki, berhasil memproduksi hingga 150 tabung oksigen per harinya. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian, karena di wilayah lain di luar Pessel, kelangkaan oksigen sudah mulai terjadi.
“Tapi sayangnya 150 tabung tersebut cukup untuk kebutuhan RSUD dr. M. Zein Painan sendiri. Kalau perlu kita dorong produksi oksigen untuk meningkatkan produksi hingga tiga kali lipat dari kondisi eksisting. Hal itu dilakukan karena kebutuhan rumah sakit (RS) akan oksigen mengalami peningkatan,” ungkapnya.
Ia juga berharap apa yang dilakukan RSUD dr. M. Zein Painan harus diviralkan untuk penangan Covid-19 di Sumbar, dan sebagai salah satu contoh bagi RS dalam memproduksi oksigen secara mandiri. Sehingga diharapkan agar bisa menjadi contoh bagi RS lainnya di Sumbar.(fan)






