SEIRING Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemko Padangpanjang bakal menyalurkan bantuan beras 10 kg dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 4.677 KK dan KPM Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 1.253 KK berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Adapun bagi KPM BST bakal menerima uang tunai sebesar Rp600.000 terhitung Mei dan Juni. Sementara KPM PKH telah menerima uang tunai dengan komponen yang bervariasi per triwulan dari Kemensos. Hal tersebut disampaikan, Kadis Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPA), Drs Osman Bin Nur, Kamis (22/7).
“Terkait penyaluran, menjadi tanggung jawab PT. Pos dan Bulog. Namun kita minta, baik penyaluran beras maupun BST disamakan saja di satu tempat di PT Pos. Jadi warga yang menerima bantuan, sekali datang menerima beras dan uang tunai. Waktunya tergantung kesiapan PT Pos. Kita mendorong bisa secepatnya disalurkan, kalau bisa sebelum 25 Juli ini,” ujar Osman.
Sementara itu, Manajer Pelayanan dan Penjualan Pos Indonesia Cabang Padangpanjang, Ammar Ihsan mengatakan, pihaknya kini menunggu data dari Kemensos. “Kita punya aplikasi sendiri, nanti kita cek di situ. Kalau sudah masuk, langsung kita set kegiatannya,” sebut Ammar.
Bila data sudah masuk, lanjutnya, Pos Padangpanjang akan mengoordinasikannya dengan DSPPKBPPPA. “Tentunya bila data sudah masuk, Pos akan segera mengambil langkah yang cepat agar bantuan tersebut bisa segera diterima masyarakat,” ungkap Ammar. (rmd)





