PADANG, METRO–Aksi pencurian pakaian dalam viral di media sosial (medsos), Kamis (15/7). Dalam video yang di upload akun medsos instagram @infopadang tersebut terlihat jelas aksi pelaku yang merupakan seorang pria mengambil pakain yang sedang terjemur di salah satu rumah.
Video yang merupakan kiriman dari akun instagram bernama @fathul_rizki1 tersebut telah dilihat oleh lebih kurang 20 ribu tayangan dengan mendapati puluhan komen dari netizen hingga sore hari.
Dalam potongan tersebut tertulis, Waspada pencurian pakaian dalam. Rekaman CCTV maling celana dalam pada Rabu (14/7) di dekat simpang SPN Padang Besi. Laporan yang kami terima semua jenis pakaian dalam dibawa kabur oleh pelaku, baik berupa bra, celana dalam laki-laki, dan juga celana dalam perempuan.
Pemilik video bernama Fathul Rizki (27) yang dihubungi wartawan, Kamis (15/7) sore mengaku kejadian yang terjadi di simpang SPN, Kelurahan Ladang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB disaat dirinya tidak di rumah.
“Saya baru mengetahui adanya kejadian tersebut pagi hari setelah diberitahu oleh pemilik kontrakan. Kebetulan saya memang mengontrak di sana. Namun saat kejadian, saya sedang berada di rumah sakit menunggui istri saya yang sedang dirawat,” ujar Fathul.
Dikatakannya, saat ia pulang pagi hari untuk mandi sebelum pergi bekerja, pemilik kontrakan menghubunginya dan mengatakan bahwa ada yang mencuri pakaian di rumahnya.
“Pemilik kontrakan menanyakan apakah ada pakaian saya yang hilang. Setelah saya cek, ternyata ada beberapa pakaian yang sebelumnya ada di gantungan baju sudah tidak ada alias raib,” sebutnya.
Setelah diperhatikannya lebih jauh, ternyata tiga helai celana dalam dan satu helai bra milik istrinya hilang serta dua helai celana dalam miliknya juga turut hilang.
“Padahal di gantungan baju tersebut ada baju dan celana yang lumayan bermerek dan mahal, tapi pelaku hanya mengambil pakaian dalam milik istri dan milik saya,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, kejadian yang terjadi disekitar rumah kontrakannya tersebut merupakan yang pertama kali terjadi. Namun ia tidak menampik bahwa kejadian tersebut sering terjadi di lingkungan lain yang tidak jauh dari kontrakannya tersebut.
“Kejadian ditempat saya ini perdana, cuman di tempat saudara saya yang masih daerah sini sudah sering kejadian, mungkin pelakunya orang yang sama. Namun apakah pelaku merupakan orang sekitaran sini, warga tidak ada yang mengenalnya. Semoga pelaku bisa ditangkap setidaknya sebagai efek jera bagi pelaku dan tidak membuat resah masyarakat,”tutupnya. (rom)






