SUDIRMAN, METRO–Belum dimulainya Proses Belajar Mengajar (PBM) Secara Tatap Muka di Kota Payakumbuh, juga berdampak pada peserta didik baru. Sebab kegiatan Mas Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga terpaksa dilakukan secara daring.
Sebab Sebelum memasuki kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), setiap peserta didik baru biasanya akan mengikuti agenda masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). MPLS diadakan untuk mempermudah peserta didik baru mengenali berbagai hal yang berkaikaitan dengan Sekolah, tata tertib sekolah, maupun metode belajar yang berbeda dengan lingkungan pendidikan sebelumnya.
MPLS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan dan menjadi ajang perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah, Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.
“Iya, untuk MPLS tahun ajaran baru ini, di SMP N 8 Payakumbuh kita gelar secara Daring. Dan kita arahkan pada usaha menanamkan sikap disiplin, kepemimpinan, dan kemandirian dalam usaha mengembangkan diri baik fisik, intelektual, emosional, maupun sosial. Sehingga dengan kegiatan MPLS, diharapkan mampu menempa calon peserta didik yang berkualitas, berintelektual, dengan mengedepakan urusan bersama, serta berguna bagi agama, keluarga, bangsa, dan negara,” jelas Kepala SMP N 8, Hendri, baru-baru ini kepada wartawan.
Ia juga menambahkan, dimasa pandemi Covid-19 ini Para siswa baru berada di rumah masing-masing selama pelaksanaan MPLS, sementara panitia berada di sekolah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Meskipun, melaksanakan kegiatan MPLS secara daring namun tidak menyurutkan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan ini. “Meski dilakukan secara Daring, kita berharap hasil yang maksimal,” tutupnya.
Sebelumnya Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan akan memulai PBM Tatap Muka pada tahun ajaran baru ini Senin 12 Juli, namun hal tersebut urung dilakukan dan diundur menjadi tanggal 26 Juli. Mengingat kondisi kasus covid-19 masih ada di Payakumbuh. (uus)





