METRO BISNIS

Bulog Siap Distribusikan Tambahan Bansos

0
×

Bulog Siap Distribusikan Tambahan Bansos

Sebarkan artikel ini
Bulog siap mendistribusikan bantuan sosial tambahan.

JAKARTA, METRO–Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sudah me­nyiap­kan beras berkualitas sebanyak 200 ribu ton untuk tambahan Bantuan Beras PPKM dari Kementerian Sosial.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso menyatakan bantuan itu siap dikirimkan kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saat ini Bulog tinggal menunggu data untuk men­distribusikan beras ter­sebut,” kata Buwas sapaan karibnya, dalam kete­ra­ngan resmi di Jakarta, Rabu (14/7).

Sesuai perintah yang disampaikan oleh Sekre­taris Kabinet Republik Indonesia kepada menteri terkait dan Bulog agar se­gera menyediakan beras CBP, dan mendistri­busi­kannya.

Baca Juga  Gelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, BI Sumbar Dorong Pertumbuhan Ekonomi dengan 5 Program Strategis

Adapun tambahan Ban­tuan Beras PPKM kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai dan 10 juta Program Keluarga Harapan, masing-masing nanti akan mendapat tambahan Ban­tuan Beras PPKM sebanyak 10 kilogram.

“Bulog sudah berko­mitmen untuk memastikan beras Bantuan PPKM ini sudah stand by di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia,” ujar dia.

Bulog mencatat saat ini stok beras yang dikuasai saat ini ada sebanyak 1,4 juta ton.

“Kami juga menjamin beras ini adalah beras dengan kualitas dan kuan­titas yang terbaik, jadi sekarang ini kita tinggal tunggu datanya saja” kata Buwas.

Baca Juga  Beli Honda di Sumatera Barat CB150R dapat Aksesoris Gratis

Menurutnya, dengan adanya tambahan Bantuan Beras PPKM ini maka tidak hanya masyarakat pene­rima saja yang merasakan manfaatnya, namun juga para petani yang juga me­ru­pakan kelompok masy­a­rakat terdampak Covid-19.

“Beras Bulog ini berasal dari beras petani yang dibeli sesuai amanah dari Inpres No.5 Tahun 2015”, kata Budi Waseso.

Mantan Kabareskrim itu menyampaikan bahwa Bantuan Beras PPKM ini dicairkan seiring Pem­ber­lakuan Pembatasan Ke­giatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021. (jpnn)