METRO SUMBAR

Pemkab Pa­dang­pariaman Targetkan 2.000 Pelajar Divaksin

0
×

Pemkab Pa­dang­pariaman Targetkan 2.000 Pelajar Divaksin

Sebarkan artikel ini
PASANGKAN—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pasangkan pin dari Kodim 0308 Pariaman sebagai tanda sudah divaksin.

PDG. PARIAMAN, METRO–Dua ribu pelajar Pa­dang­pariaman ditargetkan menerima suntik vaksin yang difasilitasi peme­rintah pusat. Dari angka tersebut ada dua sekolah yang men­jadi tempat penyeleng­ga­raan vaksinasi massal yaitu SMA Negeri 1 Batang Anai, dan SMP Negeri 1 Batang Anai, Rabu (14/7).

 Kegiatan vaksinasi mas­sal ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dari Istana Negara melalui ta­ya­ngan video conferrence sekitar pukul 08.00 WIB.

Kabupaten Padang P­a­riaman ditunjuk sebagai salah satu tempat pelak­sanaan vaksinasi massal untuk pelajar dengan tema “Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”.

Kegiatan tersebut dilak­sanakan secara serentak di 16 kabupaten/ kota di selu­ruh Indonesia yang dibuka dan disaksikan lang­sung oleh Presiden Re­publik Indonesia Joko Wi­dodo.

Baca Juga  Silek Langkah Ampak Junguik Sati

Kepala Badan intelijen Daerah (Kabinda) Provinsi Sumatera Barat Brigadir Jenderal  Suwondo men­jelaskan kegiatan ini untuk persiapan kesehatan Indonesia Tahap III ( Herd Immunity) bagi Pelajar di seluruh Indonesia se­hing­ga proses belajar dapat berjalan normal.

Senada dengan itu, Gu­bernur Sumbar Mahyeldi Ansharulla menyampaikan bahwa program vaksinasi sangat penting bagi semua lapisan masyarakat untuk membentuk herd Immunity. “Presiden mene­kan­kan agar di masyarakat segera tercipta herd immunity dengan menggiatkan vaksinasi,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan, bahwa stok vaksin yang ada tersisa 5 persen. “Kita sudah memanfaatkan vak­sin di Sumatera Barat, se­kira 95 persen dari stok yang ada sudah digu­na­kan,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga  Bawaslu Pessel Terlapor TKSK, Langar Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai Kemensos RI

Sementara itu, Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengungkapkan vak­sin yang ada sekarang ada sebanyak 400 dosis vaksin sedangkan dari provinsi sebanyak 300 dosis vaksin. Maka dari itu pihaknya berharap agar vaksin akan datang lagi.

Ia menyampaikan, bah­wa permintaan penam­bahan dosis vaksin karena melihat antusias masya­rakat untuk vaksinasi. “Kita bisa lihat saat ini animo masyarakat sangat tinggi. Kita juga mengapresiasi semua pihak, karena telah terlibat dalam program vaksinasi,” kata dia. (ozi/efa)