AIA PACAH, METRO–Hingga Selasa (13/7), ada 22 pasien positif Covid-19 dengan gejala sedang dirawat di RSUD Rasidin, Kota Padang. Untuk mengatasi kemungkinan penambahan pasien, pihak RSUD sedang mempersiapkan penambahan tempat tidur pada dua gedung yang telah ditetapkan untuk pasien khusus corona tersebut.
“Kita punya dua gedung. Ada 60 tempat tidur yang tersedia. Jika ada penambahan pasien, kita akan siapkan lagi dengan memanfaatkan ruang yang ada,” kata Direktur RSUD Rasidin Padang, Herlin Sri Diani, Selasa (13/7).
Adapun pasien yang dirawat di RSUD Rasidin adalah mereka yang datang ke UGD. Kemudian dilakukan tes. Jika positif, bergejala sedang, maka mereka langsung dirawat.
Terkait adanya rencana Wali Kota Padang Hendri Septa yang akan mengembalikan status RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus Covid-19, menurut Herlin, pihak RSUD akan mengkomunikasikan lagi dengan wali kota.
“Kita akan berkoordinasi lagi dengan pak wali terkait ini,” tandas Herlin.
Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, berencana akan mengembalikan status RDUD Rasyidin sebagai rumah sakit khusus Covid-19. Dengan berubah status tersebut, maka RSUD Rasidin tak lagi menerima pasien umum.
“RSUD Rasidin rencananya akan kita rubah lagi menjadi rumah sakit khusus Covid-19,” sebut Hendri Septa baru-baru ini.
Hendri Septa menyebut, kapasitas tempat tidur yang bisa digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 akan ditambah. Selain itu, beberapa RS yang menangani Covid-19 di Kota Padang juga dilakukan penambahan tempat tidur. Seperti RS Unand, Semen Padang Hospital dan RSUP M Djamil, RS Siti Rahmah. Dengan banyaknya rumah sakit yang bisa merawat pasien Covid-19, maka penanganan pasien corona di Kota Padang bakal lebih baik. (tin)





