BERITA UTAMA

Kakek Ditemukan Mengambang di Selokan

0
×

Kakek Ditemukan Mengambang di Selokan

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Diduga terjatuh, kakek renta ditemukan sudah jadi mayat di dalam selokan Jalan Bypass KM 5 depan Bank BCA Bypass, Kelurahan Lubukbegalung Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kamis (26/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Penemuan itu membuat masyarakat setempat geger.
Korban Arizal Nazir (73) yang merupakan warga Jalan Tanjung Saba, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Lubukbegalung. Dia ditemukan dalam keadaan mengambang dan tertelungkup. Pihak kepolisian kemudian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.
Ditemukannya korban berawal ketika salah seorang warga, Dedi (45) sedang melintas di lokasi. Namun, saat itu korban kaget melihat sesosok mayat yang mengambang di dalam selokan tersebut. Atas temuannya itu, Dedi memberitahukan kepada warga setempat.
”Saya hanya kebetulan lewat di pinggir selokan itu. Tapi saat itu, saya melihat ada benda yang mengambang. Saya lihat secara teliti, ternyata mayat orang. Korban saya lihat pakai baju kaos putih dan kain sarung warna hijau merah,” kata Dedi.
Warga kemudian berbondong-bondong ke lokasi untuk memastikan penemuan itu. Setelah itu, warga memberitahukan kepada Polsek Lubeg. Tak lama berselang, anggota Polsek Lubeg tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi.
Saat pihak kepolisian berada di lokasi, sempat membuat kemacetan, karena ramainya warga ingin menyaksikan. Setelah upaya kepolisian dilakukan, jasad korban kemudian diangkat dari dalam selokan dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dibersihkan dan dilakukan visum luar.
Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan melalui Kapolsek Lubeg, AKP Rico Fernanda mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah kepolisian terkait penemuan mayat tersebut. Saat dilakukan identifikasi dan olah TKP, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka aniaya.
“Korban ditemukan mengambang di dalam selokan. Posisinya tertelungkup dan masih mengenakan baju dan kain sarung. Dugaan sementara korban terjatuh ke dalam selokan dan kemudian meninggal. Diperkirakan korban jatuh ke dalam selokan malam hari,” kata Rico.
AKP Rico menambahkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada pihak keluarga, korban ini sudah mulai pikun dan sudah mengalami sakit. Namun, korban masih saja keluar dari rumah, dan pada saat kejadian diluar dari pengawasan pihak keluarga.
”Setelah jasad korban diabawa ke rumah sakit, kita kemudian menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi yang disertai surat pernyataan penolakan,” pungkasnya. (rg)

Baca Juga  Jokowi Yakin Sekarang Waktunya Kaum Muda Memimpin