SICINCIN, METRO–Jelang digelarnya Tahapan Pemilu Serentak tahun 2024 pada Maret 2022 nanti, Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Payakumbuh terus mempersiapkan segala hal terkait kewenangan mereka dalam hal pencegahan, penanganan dan penindakan pelanggaran Pemilu, sehingga Pengawasan bisa berjalan lebih baik dari Pilkada, Pileg dan Pilpres sebelumnya.
Hal tersebut diungkapkan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu, Maidona didampingi Komisioner BAWASLU Payakumbuh, Suci Wildanis dalam kegiatan Pembinaan Penanganan dan Penindakan Pelanggaran Dalam Menghadapi Pemilu Serentak tahun 2024, Senin (12/7) di salah satu aula Hotel di Kawasan Sicincin Kecamatan Payakumbuh Timur.
Meidona juga menyebutkan, pelibatan semua pihak dalam Rapat Koordinasi (RAKOR) pembinaan penanganan dan penindakan pelanggaran yang digelar hari ini dilakukan karena mereka berperan dalam penanganan pelanggaran, baik pelanggaran Administrasi, Etik dan Hukum.
“ Dengan akan dimulainya Tahapan Pemilu Serentak tahun 2024 pada Maret nanti, kita terus melakukan berbagai persiapan. Dan RAKOR yang kita gelar hari ini merupakan bagian dari persiapan Tahapan PEMILU,” ucap Maidona.
Ia juga menambahkan, Payakumbuh bersama daerah lainnya akan mengikuti Pilkada Serentak pada tahun 2024 nanti, meski masa Kepemimpinan Pasangan Walikota-Wakil Walikotanya akan berakhir tahun 2022 nanti.
“Payakumbuh akan mengikuti Pemilu serentak bersama darah lainnya tahun 2024 nanti. Diawali dengan PILEG dan Pemilihan DPD pada Februari dan dilanjutkan dengan PILGUB dan PILPRES pada November,” tambahnya.
Sementara Ketua Panita Kegiatan RAKOR pembinaan penanganan dan penindakan pelanggaran, Syafrial menyebutkan bahwa mereka/stakeholder yang dilibatkan dalam kegiatan RAKOR diharapkan dapat berperan banyak dalam setiap Tahapan nantinya.
“Kita undang, pihak kepolisian, kejaksaan, pengadilan, kesehatan, MUI, Dinas Sosial, Media dan banyak pihak lainnya dalam RAKOR ini agar Pengawasan setiap Tahapan Pemilu Serentak nanti bisa berjalan lebih baik,” ucapnya.
Di tempat terpisah, Ketua BAWASLU Kota Payakumbuh, M. Khadafi menyebutkan bahwa Pengawasan Pemilu Serentak tahun 2024 tidak bisa hanya dilakukan oleh pihaknya saja, meski BAWASLU memiliki jajaran Pengawasan hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Ke depan tugas BAWASLU tentu akan semakin berat, terutama pencegahan terhadap terjadinya Politik Uang (Money Politic) tidak bisa hanya dilakukan oleh Jajaran BAWASLU saja, kita butuh peran serta semua pihak, termasuk masyarakat,” ucapnya.
Mantan Ketua KPU Payakumbuh itu juga terus mengajak peran serta seluruh pihak untuk menyukseskan setiap Tahapan Pemilu. “Dengan berbagai kegiatan/sosialisasi, kita terus dorong peran serta masyarakat disetiap Tahapan Pemilu,” ucapnya.
Dr. Otong Rosadi, Rektor Universitas Eka Sakti (UNES) dalam materinya menyebutkan bahwa Pelanggaran Pemilu dalam Pilkada lalu banyak berdasarkan temuan pihak Pengawas, hal tersebut menunjukkan bahwa Jajaran Pengawas telah bekerja dengan baik.
“Ke depan tentu kinerja BAWASLU perlu ditingkatkan, termasuk peran serta masyarakat. Hal tersebut berdasarkan temuan dalam Pilkada,” sebutnya. (uus)





