SAWAHLUNTO, METRO–Pembangunan Puskesmas Desa Tumpuk Tangah, Kecamatan Talawi kembali dilanjutkan berkat dukungan pengusaha tambang yang memberikan sokongan kepada Pemko Sawahlunto. Semula, bangunan itu terancam mangkrak atau tertunda karena keterbatasan APBD, namun berkat turuntanganya para pengusaha lokal batubara pembangunan dilanjutkan.
Para pengusaha membantu pemerintah dengan cara pembukaan dan pematangan lahan menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) masing-masing yang mereka cadangkan secara bergotong royong. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur fisik bangunannya akan memakai APBD dari pos anggaran Pokok Pikiran (Pokir) para anggota DPRD Sawahlunto dari Daerah Pemilihan II Kecamatan Talawi.
Humas Pemko Sawahlunto merilis para pengusaha tambang yang turun tangan terdiri dari H. Idris CEO PT. AIC dan PT. Miyor, H. Efison dari PT. Dasrat, Syafwan Efendi dari PT. CBP, H. Jhon Reflita dari CV. BMK dan H. Jaswandi dari CV. PSPN. Mereka turut hadir dilapangan saat Wako Deri Asta meninjau lokasi rencana pembangunan Puskesmas Tumpuak Tangah itu, Kamis (8/7).
“Alhamdulillah, para sahabat pengusaha tambang yang ada didaerah ini terpanggil hatinya untuk ikut membantu Pemko dengan membuka dan pematangkan lahan. Sementara untuk insfrastrukturnya akan memanfaatkan anggaran APBD yang di cadabgkan dalam anggaran pokir Anggota DPRD dari Dapil II/Kecamatan Talawi,” kata Deri Asta.
Deri melanjutkan, dukungan para pengusaha tambang dalam membantu program Pemko Sawahlunto itu tidak terlepas dari wujud nyata mereka untuk berkontribusi bersama dalam membangun Kota Sawahlunto khususnya dalam kapasitas peningkatan kesehatan masyarakat di pelosok pedesaan.
Disebutkan, dukungan ini bukan kali pertama dilakukan para pengusaha tambang batubara tersebut, tercatat ditahun lalu mereka juga terlibat dalam pembukaan jalan menuju kawasan Balai Ltihan Kerja (BLK) Sawahlunto di Parambahan, Kenagarian Talawi. Bantuan yang diberikan berupa pengerjaan jalan dengan menggunakan alat berat.
Sementara H Idris salah seorang pengusaha mengemukakan, pembangunan yang dilakukan ini bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat luas terutama dibidang kesehatan dan memudahkan masyarakat sekitar mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan pemikiran demikian, sebut dia, dengan ringantangan para pengusaha lainnya terbetik hatinya ikut berkontribusi secara nyata. (*/pin)






