METRO SUMBAR

Hoaks Bertebaran, Warga Diedukasi Vaksin Corona di Kota Pariaman

0
×

Hoaks Bertebaran, Warga Diedukasi Vaksin Corona di Kota Pariaman

Sebarkan artikel ini
EDUKASI—Kapolsek Pariaman AKP Edi Karan P berikan materi sosialisasi manfaat vaksin di Desa Kampung Tangah, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Kurangnya antusias masyarakat mengikuti vak­si­nasi karena informasi hoax, Desa Kampung Ta­ngah melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan manfaat vaksinasi, Senin (12/7).

 Camat Pariaman Ti­mur Muhammad Arif Gu­na­wan mengatakan, sosia­lisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepa­da masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi. Ja­ngan dengarkan indormasi hoax yang beredar bahwa vaksin itu tidak baik atau haram.

Ia menyampaikan, vak­si­nasi bertujuan untuk agar bisa menangkal Co­vid-19. Pihaknya menyampaikan, sebelum divaksin masya­rakat diminta agar me­nyampaikan kepada petu­gas terhadap kondisi ke­sehatan atan penyakit yang ada sebelumnya pada saat pemeriksaan kesehatan oleh petugas vaksin.

Baca Juga  JOKOWI, MINANG DAN MENANG

Diminta agar masyara­kat yang mengikuti so­sialisai ini agar bisa juga menyampaikan kepada keluarga atau warga se­kitar bahwa pentingnya vaksinasi untuk mencegah Covid-19.

Kapolsek Pariaman A­KP Edi  Karan P  dan Dan­ramil 01/Pariaman Mayor Inf. Irwan T menyampaikan pihaknya bersenergi de­ngan pemerintahan akan terus melakukan sosia­lisasi akan masyarakat bersedia melakukan vak­sinasi.

Sosialisasi dilakukan untuk mengajak masya­rakat jangan merasa takut bahwa setelah vaksin ba­nyak menimbulkan efek buruk terhadap kondisi kesehatan. Pihaknya mene­pis bahwa informasi terse­but tidak benar. “Itu ada­lah informasi hoax, vaksin yang dilakukan selama ini tidak seperti itu, contohnya saja di daerah kita setelah dilakukan vaksin tidak me­ngalami apa-apa,” kata dia.

Baca Juga  Ketua DPRD Dharmasraya Hadiri Langsung Musrenbang RKPD di Kecamatan Sitiung

 Sementara itu, Kepala Desa Kampung Tangah Fahmi Rasyid mengatakan, sebelumnya pemerintahan desa sudah malakukan upaya untuk mengajak ma­syarakat mau divaksin. Namun upayq tersebut belum indahkan karena masyarakat terprovokasi dengan informasi hoax terhadap vaksinasi.

Ia mengatakan, berda­sarkan kurang minatnya masyarakat untuk me­ngi­kuti vaksinasi, maka peme­rintahan desa melakukan sosialisasi agar setelah antusias datang ke desa untuk divaksin. “Insyaallah dalam minggu ini kami akan buka pendaftaran dan setelah cukup langsung divaksin,” pungkasnya. (ozi)