AGAM/BUKITTINGGI

Luak Agam Dikepung Corona, Warga Harus Waspada

2
×

Luak Agam Dikepung Corona, Warga Harus Waspada

Sebarkan artikel ini
Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam masih terus meningkat.

AGAM, METRO–Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam masih terus meningkat. Satgas Penanganan Covid-19 me­ngingatkan warga agar ti­dak lalai menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

“Virus Corona makin me­ngancam keselamatan kita, penyebarannya makin cepat. Jangan lalai, kita sedang berjuang demi kese­lama­tan,” kata Ketua Harian Sat­gas Penanganan Co­vid-19 Kabupaten Agam, Drs Martias Wanto MM, Senin (12/7)

Pihaknya mengungkapkan, setiap hari pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Agam terus bertambah. Hari ini saja sebanyak 29 orang dilaporkan mengi­dap positif Corona. Penambahan kasus baru Covid-19 terbilang sangat tinggi. Pe­nyebarannya pun hampir merata di seluruh kecamatan di Ka­bupaten Agam.

Baca Juga  68 Guru Ikuti Pelatihan Calon Kepala Sekolah, Siapkan Pemimpin Pendidikan Berkualitas

“Saat ini virus corona sudah menjangkiti ma­sya­rakat hampir di seluruh da­erah di Kabupaten Agam. Ini sangat mengancam, jika tidak kita sikapi dengan serius,” ucap Martias.

Setidaknya 4.369 orang sudah terpapar Covid-19, 3.532 orang di antaranya sudah dinyatakan negatif Covid-19. Pihaknya mengingatkan, mereka yang sudah dinyatakan negatif juga bisa kembali mengi­dap Covid-19, jika abai protokol kesehatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Drs Martias Wanto MM melanjutkan, hingga kini terus me­lakukan upaya dalam meminimalisir penyebaran virus ini. Katanya, vaksinasi Covid-19 di daerah itu terus dipercepat.

Baca Juga  Dharma Wanita Agam Gelar Halalbihalal

Pihaknya mengharapkan masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah dalam melawan Covid-19. Selain imunitas diri, imunitas sosial juga harus diper­kuat. “Kesadaran kita bersama bahwa virus ini sangat mengancam juga perlu kita tingkatkan, jika kita masih abai, pandemi ini akan terus berlanjut, kita akan terus hidup di bawah ancaman wabah. Untuk itu mohon jaga diri dengan protokol kesehatan dan mengikuti instruksi pemerintah,” ujar Martias. (pry)