SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

OPD Diminta Prioritaskan Produk UMKM Lokal di Sa­wah­lunto

2
×

OPD Diminta Prioritaskan Produk UMKM Lokal di Sa­wah­lunto

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING AIR KEMASAN— Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menghadiri peluncuran Air Minum Kemasan dari Desa Rantih dengan brand ‘ARAN,’ di Dusun Pakan Namo, Desa Rantih.

SAWAHLUNTO, METRO–Semua jajaran Orga­nisasi Perangkat Daerah (OPD) dihimbau untuk memprioritaskan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sa­wah­lunto untuk digunakan dalam kegiatan-kegiatan maupun sebagai cendera mata. Produk UMKM Sa­wahlunto yang dapat di­prioritaskan peng­gunaan­nya oleh OPD adalah pro­duk yang sudah meme­nuhi standar dan regulasi yang berlaku.

“Sepanjang produk U­M­KM Sawahlunto itu me­mang sudah layak diedar­kan, artinya untuk standar-standar yang ditetapkan untuk menggunakan pro­duk itu sudah dipenuhi. Maka OPD-OPD wajib me­ma­sukkan produk terse­but sebagai prioritas un­tuk digunakan,” kata Wali­kota Sawahlunto Deri As­ta, saat menghadiri pelun­curan (launching) Air Mi­num Kemasan dari Desa Rantih dengan brand ‘AR­AN,’ di Dusun Pakan Namo Desa Rantih, Selasa (6/7).

Langkah tersebut di­sam­paikan Walikota Deri Asta, merupakan upaya nyata Pemko Sawahlunto dalam berkontribusi men­dukung pertumbuhan UM­KM di Sawahlunto.  “Sekali lagi kami sampaikan, to­long OPD-OPD ini diter­jemahkan dengan baik agar komitmen kita dalam membantu UMKM Sawah­lunto ini terealisasi. Pro­duk UMKM kita tentu sa­ngat butuh pasar, jika saat ini mereka baru masuk ke pasar di luar Sawahlunto tentu hasilnya belum mak­simal, karena itu mari kita bantu maksimalkan pasar mereka di Sawahlunto ini,” ujar Deri.

Baca Juga  Enam Persoalan Pembangunan Sijunjung harus Segera Diatasi

Air minum kemasan dari Desa Rantih, dengan brand ‘ARAN’, yang pelun­curannya dihadiri Wali­kota Deri Asta bersama jajaran pimpinan BUMN dan BUMD di Sawahlunto, adalah salah satu contoh produk UMKM Sawah­lunto yang telah meme­nuhi standar-standar la­yak edar yang berlaku.

Pemilik CV. Rayhan Fatiha (produsen air da­lam kemasan ARAN), Alfi Saat dan Nurtasmi, me­nyatakan bahwa air AR­AN telah memiliki izin BPOM MD, SNI, sampai izin Halal dari MUI.

“Jadi air ARAN ini, merupakan air dengan kualitas oxy (air dengan kualitas oksigen tingggi). Untuk standar – standar yang diperlukan untuk izin edarnya, itu sudah kami penuhi semuanya, seperti BPOM dan SNI. Jadi, me­mang sudah bisa dijamin keamanan dan kesehatan produknya,” kata Nur­tasmi.

Dituturkan Nurtasmi, air yang digunakan seba­gai air kemasan ARAN ini bersumber dari mata air di Desa Rantih. Air ter­sebut kemudian ditam­pung dan dialirkan ke instalasi pengolahan air minum dalam kemasan yang berkapasitas meng­hasilkan 40 kardus/jam.

Baca Juga  Mencegah Penyebaran Rabies, Hewan Peliharaan Warga Divaksin Gratis

“Airnya alami, lang­sung dari mata air. Tidak kita tambah atau cam­purkan dengan zat – zat kimia apapun, tetap asli alami. Yang kita olah de­ngan mesin itu untuk me­lakukan pengemasan da­lam gelas – gelas plastik,” sebut Nurtasmi.

Dengan telah meme­nuhi standar – standar tersebut, ternyata juga menjadi pertimbangan bagi Bank Nagari cabang Sawahlunto untuk meren­canakan air ARAN dikon­sumsi di kantor Bank Na­gari.

Kepala Cabang Bank Nagari Sawahlunto, Rusdi meminta, pemilik CV. Ray­han Fatiha, Alfi Saat, un­tuk datang ke Bank Nagari untuk mengurus tindak lanjut rencana tersebut.  “Untuk konsumsi internal di Bank Nagari, kami akan memasang logo Bank Na­gari di kemasannya. Ini bentuk dukungan kami pada produk UMKM Sa­wahlunto yang telah me­menuhi standar,” kata Rusdi.

Turut hadir dalam pe­lun­curan air ARAN terse­but, GM PT. Bukit Asam Per­tambangan Ombilin, Yulfai­zon dan GM PT. PLN UPK Ombilin, Daryanto. (pin)