PDG.PADANG, METRO–Tindak lanjut penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Padangpanjang, Pemerintah Kota (Pemko) setempat melalui Tim Satgas Covid-19 langsung bergerak turun ke lapangan memperketat kegiatan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Kabag Ops Polres Padangpanjang, AKP. P. Simamora, langkah ini dilakukan mengantisipasi penyebaran virus.
“Memperketat kegiatan masyarakat ini sebagai bentuk optimalisasi PPKM sekaligus upaya dalam menekan penyebaran covid-19,” ujar Simamora, Jumat, (9/7) seraya mengatakan tim Satgas akan intens melakukan monitoring, penertiban dan penindakan pelanggaran (PPKM) berbasis Mikro.
Tim Satgas Kota Padangpanjang, Simamora menyebutkan, tim terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kesbangpol, Satpol PP Damkar, Dishub, Diskominfo, Disperdakop UKM dan Disporapar akan melakukan pengetatan kepada seluruh kegiatan masyarakat.
Salah satu fokusnya monitoring, penertiban dan penindakan pelanggaran PPKM Mikro terkait kegiatan makan dan minum di tempat umum yang sudah ditetapkan hanya boleh beroperasi sampai hingga pukul 17.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 25 persen dan pelayanan bawa pulang hingga pukul 20.00 WIB.
“Pengetatan ini akan difokuskan di tempat-tempat kuliner, seperti pasar kuliner, cafe, restoran, rumah makan, swalayan dan tempat perbelanjaan lainnya. Pada tahap ini, kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat sesuai dengan poin 4 di peraturan PPKM Mikro. Apabila masih ada yang melanggar, akan kita lakukan tindakan dengan membuat surat pernyataan berdasarkan peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Monitoring, jelas Simamora menjelaskan dalam bentuk penertiban dan penindakan pelanggaran PPKM Mikro ini akan berlangsung hingga 20 Juli mendatang.
“Dalam Satgas ini, kita juga melibatkan perwakilan dari MUI untuk memberi sosialisasi mengenai pelaksanaan ibadah dan juga pelaksanaan ibadah kurban saat Idul Adha di masa PPKM Mikro,” tambahnya.
Simamora berharap, dengan semua tindakan yang dilakukan, bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di Padangpanjang. Baik itu dengan penegakan prokes, memberikan edukasi dan juga upaya vaksinasi kepada seluruh masyarakat. (rmd)






