PARIAMAN, METRO–Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny.Harneli Mahyeldi dan Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny.Lucyanel Genius, meresmikan pembukaan stand pameran UP2K Jambore Kader PKK berprestasi ke XVIII tingkat Provinsi Sumatera Barat di Pantai Gandoriah.
Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Ny.Harneli Mahyeldi bersama Ny.Lucyanel Genius,yang didampingi langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny.Fitria Amelia Audy, Wakil Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny.Indriati Mardison, dan Bupati/Walikota serta Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang hadir.
“Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), memiliki 10 program pokok PKK, yang salah satu programnya adalah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Pada Jambore Kader PKK Berprestasi ke 18 tingkat Sumatera Barat di Kota Pariaman ini, juga digelar stand pameran UP2K masing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Sumbar,” ungkap Harneli Mahyeldi, kemarin , usai acara.
Pada program UP2K tersebut, memiliki peran pokok guna meningkatkan keterampilan serta keahlian Kader PKK serta berdampak kepada peningkatan ekonomi keluarga. Karena itu di stand UP2K kali ini, ditampilkan produk unggulan hasil dari masing-masing UP2K daerah.
“Dalam jambore ini, dengan adanya stand pameran UP2K, Produk unggulan masing-masing daerah, secara tidak langsung menjadi bagian promosi dari produk yang mereka buat, yang nantinya akan meningkatan penjualanya skala besar, karena dihadiri oleh seluruh kader PKK yang ada di Sumbar,” tuturnya.
Pada jambore kali ini, mengangkat tema melalui jambore kader PKK berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat, wujudkan keluarga pelopor perubahan menuju Indonesia baru.
“Kita harapkan keluarga menjadi garda terdepan dan pelopor dalam mewujudkan ketahanan keluarga, yang produktif dan inovatif,” ulas Ny.Harneli Mahyeldi.
Lebih lanjut istri Gubernur Sumatera Barat ini mengatakan agar silaturrahim yang terbentuk melalui Jambore ini jangan terputus, sehingga sinergitas antar TP PKK daerah dan OPD terkait, dapat terus dilanjutkan.
“Jambore tahun ini, memang berbeda dari Jambore PKK sebelumnya, karena kita masih belum selesai dengan pandemi Covid-19, bahkan trendnya semakin tinggi, untung saja Kota Pariaman berada di zona kuning, sehingga kegiatan Jambore ini dapat kita laksanakan,” tutupnya. (efa)





