PDG.PANJANG, METRO–Menyikapi lonjakan dan penyebaran varian baru virus Covid-19, Satgas Kelurahan dituntut optimal dalam penanganan wabah. Posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro di Kelurahan di Sediakan.
“Satgas Kelurahan harus dievaluasi kembali. Kemudian pastikan keberadaan posko PPKM Mikro. Begitu juga dengan personilnya. Ini harus bisa dijalankan dengan baik dan maksimal,” ungkap Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, ketika rapat monitoring dan evaluasi penanganan Covid-19 dan PPKM Mikro yang digelar di Aula Kantor Camat Padangpanjang Barat, Selasa (6/7).
Rapat yang juga dihadiri Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md, Dandim 0307/TD, Letkol. Inf. Wisyudha Utama, Kapolres, AKBP. Apri Wibowo, SIK, perwakilan Kantor Kemenag, kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Padang Panjang itu, juga membahas mengenai Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro.
Dalam kesempatan itu, Sonny juga menekankan, lurah harus mengerti dengan tugas dan fungsinya sesuai dengan wewenang sebagai kasatgas di tingkat kelurahan.
“Terkait anggaran, diharapkan optimalkan anggaran yang ada. Nanti akan disesuaikan pada saat perubahan anggaran,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim Yudha menyampaikan, dengan adanya varian baru Covid-19, perlu adanya kerja keras yang lebih, untuk lebih serius lagi dalam pelaksanaan PPKM mikro.
“PPKM mikro kita harapkan benar-benar harus terlaksana dengan baik. Kerja sama di lapangan, mulai dari tracing, testing, sampai treatment. Masing-masing petugas harus tahu fungsi dan tugasnya masing-masing,” sebutnya.
Pencegahan Covid-19, lebih lanjut Yudha, juga harus fokuskan kepada proses vaksinasi dengan memberi edukasi tentang vaksinasi ini perlu.
“Jangan sampai masyarakat termakan hoax yang mengatakan vaksin itu berbahaya,” tegasnya.
Sementara Kapolres AKBP Apri Wibowo mengatakan, mulai dari kecamatan, kelurahan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus bisa menggerakkan masyarakat dari level RT dalam pencegahan Covid-19.
Apri juga meminta kepada lurah-lurah agar bisa berkoordinasi dengan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap Covid-19 ini dan melakukan pendataan vaksinasi di setiap kelurahan.
“Pastikan pendataan masyarakat dalam rangka pelaksanaan vaksinasi. Data siapa yang tidak mau divaksin. Sampaikan ke atasan, agar kita bisa sama-sama mencari cara untuk mengajak masyarakat agar mau divaksinasi,” tuturnya.
Sementara Ketua DPRD Mardiansyah menyatakan pihaknya mendukung sepenuhnya masukan dan langkah-langkah yang akan dan telah diambil dalam penanganan Covid-19 dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada.
Selain evaluasi penanganan Covid-19 mulai tingkat kelurahan dan PPKM mikro, rapat tersebut juga membahas penambahan rumah isolasi dan posko PPKM, penegasan fungsi personel Satgas Covid-19, pemaparan presentasi pelaksanaan vaksinasi, dan juga pemaparan sistem kerja RSUD dalam penanganan pasien positif Covid-19. (rmd)






