AGAM, METRO–Pemkab Agam terus genjot pengembangan bawang putih di masa pandemi Covid-19 yang menyerang Kabupaten Agam. Pengembangan tersebut di wujudkan dengan di sediakannya Seluas 10 hektar lahan tahun ini disiapkan untuk ditanami tanaman hortikultura
Lahan seluas 10 hektare yang disiapkan, terkonsentrasi di dua kecamatan yaitu Kecamatan Matur 8 hektar dan Tilatang Kamang 2 hektar. sehingga bisa mendobrak ekonomi masyarakat kembali untuk terus meningkatkan produksi pertanian di masa pandemi ini katanya
Komitmen tersebut dibuktikan Kadis Pertanian Agam, Arief Restu, dengan melakukan penanaman bawang putih di lahan Kelompok Tani Jawi-Jawi Agro, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur baru-baru ini
“Bawang putih ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat, selain Poktan Jawi-Jawi Agro, 12 Poktan lain di Agam juga menerima bantuan ini, setiap hektarnya dibantu benih sebanyak 700 kilogram,” ujar Arief, Minggu (4/7)
Selain benih, katanya, poktan juga dibantu saprodi berupa pupuk, plastik mulsa dan dolomit. Menurut Arief, bantuan benih itu merupakan varietas lumbu hijau, yang sangat cocok dikembangkan di kawasan dataran tinggi.
Dengan begitu, diharapkannya bantuan itu nantinya dapat mengurangi ketergantungan kebutuhan bawang putih impor di pasar, dimasa pandemi ini.tidak itu saja untuk mempersiapkan sebagian hasil panen dijadikan bibit pada pertanaman berikutnya.
“Kita akan coba bangkitkan semangat petani agar kembali menanam bawang putih melalui bantuan ini,” tidak ada kata menyerah walaupun pandemi covid-19 menyerang,inovasi terus kita hadirkan untuk membangkitkan sektor pertanian Agam,” ujar Arief. (pry)





