METRO SUMBAR

Tingkatkan Ketahanan, Antisipasi Narkoba Masuk Kampung

1
×

Tingkatkan Ketahanan, Antisipasi Narkoba Masuk Kampung

Sebarkan artikel ini
USAI VAKSINASI—Warga Perumahan Gading Permai 3, Lubukbuaya bersama Ketua RW XI Bripka Hendri Syarif foto bersama usai divaksinasi.

PADANG NETRO–Usai melakukan vaksi­nasi massal yang digelar di lapangan Imam Bonjol Pa­dang kemarin, Ketua RW XI Brikpa Hendri Syarif, anggota Pelopor A Brimob Polda Sumbar membuat gebrakan lagi dengan mem­buat kampung tangguh anti narkoba. Seperti yang di­ketahui bahwa hampir 80 persen narkotika masuk dari luar Indonesia, melalui pelabuhan kecil dan per­batasan.

Peredaran ini akan men­carui mangsa dari kalangan usia produktif, teruatama kalangan generasi muda. Untuk itu, Ketua RW XI Bripka Hendri Syarif yang merupakan anggota Pe­lopor A Brimob Polda Sum­bar bersama tokoh masya­rakat dan warga dalam waktu dekat ini akan mem­buat kampung tangguh anti narkoba untuk mem­ben­tengi diri dengan mening­katakan ketahanan, khu­sus­nya ketahanan dalam keluarga sendiri.

“Sehingga bagaimana kita bisa meningkatkan ketahanan terhadap nar­koba masuk ke daerah. Kaitannya dengan desa, kampung atau kelurahan, karena desa atau kampung  itu ada di seluruh Indonesia, sampai pesisir ada desa.  Kita berharap pera­nan kepala desa atau ke­luarahan, peranan tiga pilar, Babinsa, Bhabinkamtib­mas kita optimalkan,” ujar Hendri Syafrif, kepada POS­METRO usai vaksinasi massal di Imam Bonjol Padang kemarin.

Baca Juga  Semarakkan HUT Mentawai ke 26, Pemkab Gelar Pawai Libatkan OPD dan Pemdes

Dikatakan, peredaran gelap narkoba tidak hanya menyasar kepada orang dewasa, melainkan anak-anak. Selain itu, kesen­jangan pertumbuhan eko­nomi juga berbahaya se­bab dapat menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

“Ekonomi menggeliat, ekonomi membaik, ini juga berbahaya. Ada kesen­jangan (dengan desa lain) membuat masuknya nar­koba. Narkoba memang menghasilkan ekonomi yang sangat tinggi, ini yang harus kita antisipasi. Mo­dus operandi terus ber­kem­bang, narkoba menya­sar ekonominya yang baik, daerah-daerah yang subur menjadi target,” ungkap­nya.

Dikatakan anggota Pelopor A Brimob Polda Sumbar ini, bahwa pencanangan Kampung Tangguh Anti Narkoba ini merupakan bentuk konkrit oleh Polri dalam membe­rantas narkoba yang kian menjadi momok di seluruh lapisan masyarakat. Ting­kat penyalahgunaan nar­koba juga semakin meng­khawatirkan.

Baca Juga  KPU Pesisir Selatan Gunakan Silon untuk Permudah Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati

”Ini sangat memba­hayakan, Tidak bisa peme­rintah saja yang bertindak, namun dibutuhkan siner­gitas seluruh elemen. Kampung Anti Narkoba ini jadi lang­kah kita bersama untuk memerangi narkoba,” seb­jut Hendri Syarif.

Lurah Lubukbuaya Riri Chandra mengaku akan mendukung langkah Ketua RW XI untuk membangun kampung tangguh anti nar­koba itu. Pada prinsipnya saya mednukung penuh langkah Ketua RW XI itu. Sudah banyak gebrakan yang dibuat oleh anggota Pelopr A Brimod Polda Sum­bar itu. Membawa warga­nya untuk mengikuti vaksi­nasi massal yang diadakan oleh Polresta Padang (Pol­da Sumbar). “Saya mendu­kung lamgah langkah dan program kedepannya,” sebut Riri Chandra. (ped)