AGAM, METRO–Pemkab Agam mengharapkan pos pelayanan teknologi (Posyantek) Petir di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya mendapat nilai terbaik dan menjadi juara dalam perlombaan Posyantek berprestasi tingkat Provinsi Sumbar 2021, walaupun di tengah pandemi Covid-19
“Covid-19 yang melanda kita tidak menyurutkan niat kita menjadikan Kabupaten Agam untuk menorehkan prestasi, baik antar daerah,Tingkat Pusat bahkan nasional menjadi tujuan kita agar pemulihaan semangat kerja serta mendorong pelayanan yang maksimal bagi seluruh masyarakat Agam,” ungkap Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Agam, Rahman saat menghadiri acara penilaian Lomba Posyantek berprestasi tingkat Sumbar gedung Perpustakaan Rumah Pintar Tunas Muda Nagari Duo Koto, Selasa (29/6).
Ia mengatakan, penilaian lomba Posyantek tingkat provinsi yang dilakukan tim penilai diharapkan mampu memotivasi nagari dan masyarakat untuk terus berbuat ke depannya dengan memanfaatkan segala potensi yang ada, baik dari sisi teknologi, cara berpikir, hingga paradigma kehidupan walaupun di tengah wabah Covid-19 melanda daerah.
Di samping itu, lanjut Rahman, melalui penilaian teknologi tepat guna (TTG) yang dilakukan tim penilai dapat menghasilkan nilai terbaik. Sehingga Posyantek Petir Nagari Duo Koto yang mewakili Kabupaten Agam bisa maju untuk melangkah ke tingkat nasional. “Semoga Posyantek Petir Nagari Duo Koto meraih nilai terbaik dan memperoleh juara 1 di tingkat provinsi, agar nantinya bisa berlanjut ke tingkat nasional,” kata Rahman.
Disisi lain, ia meminta kepada pengurus Posyantek Petir untuk memberikan data-data yang akurat kepada tim penilai sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pemenangnya. Dan tidak lupa terus patuhi Protokol Kesehatan Covid-19,Sebab hal ini disangat perlu untuk menunjang segala aktivitas kita,sehingga apa yang kita harapkan bisa terwujud dengan maksimal. “Selain itu, kami juga berharap kepada tim penilai untuk bisa memberikan ilmu dan masukkan kepada Posyantek Petir supaya nantinya bisa meningkatkan serta mengembangkan segala potensi-potensi yang dimiliki,” ungkap Rahman.
Disisi Walinagari Duo Koto, Joni Safri mengungkapkan, sebelum menampilkan sejumlah alat teknologi tepat guna dalam penilaian lomba Posyantek tingkat provinsi pada tahun ini. Diantaranya alat pemotong pinang, sepatu pemanjat pinang, alat perangkap tikus, alat pengolah biogas, dan sebagainya kita selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Sebab kita tahu pada saat sekarang ini Covid-19 ini belum berakhir,jadi kita terus meminta kepada masyarakat agar terus memakai masker saat melaksanakan aktivitas. Baik di dalam rumah maupun di luar rumah.Hal ini kita lakukan agar pemutusan Rantai Covid-19 bisa tuntas, sehingga tidak menyebar ke warga lain.
Di samping itu mengunggulkan salah satu teknologi tepat guna yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, yakni motor pintar Damkar yang telah dimodifikasi khusus. Ia menyebut, motor roda tiga ini bisa digunakan sebagai alat pemadam kebakaran, membantu pengairan sawah, dan penanganan tanah longsor.
Ketua Tim Penilai Lomba Posyantek Tingkat Sumbar Vera Irawati menyebutkan, untuk melaju ke tingkat nasional dalam lomba Posyantek ini, pihaknya harus melakukan beberapa tahapan seleksi secara bertingkat. Salah satunya melalui pelaksanaan lomba Posyantek berprestasi tingkat provinsi Sumatera Barat.
Vera menjelaskan, lomba TTG ini dilaksanakan dalam rangka persiapan untuk pelaksanaan gelar TTG tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Jawa Barat pada bulan Oktober 2021 mendatang. “Untuk menjadi perwakilan Provinsi Sumbar dalam acara itu, tentu kita harus melakukan seleksi dulu. Nanti siapa pemenangnya di tingkat provinsi ini, akan kita usulkan untuk menjadi duta atau perwakilan Sumbar dalam lomba Posyantek tingkat nasional,” kata Vera. (pry)






