BUKITTINGGI, METRO–Dalam masa sidang III tahun 2021 ini, anggota DPRD Bukittinggi, Dedi Fatria, gelar Reses perorangan di lapangan Futsal Garegeh, Sabtu (26/6). Kegiatan ini dihadiri ratusan warga dan sejumlah perwakilan SKPD, dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Dedi menjelaskan, kondisi Covid-19, memang sangat berdampak pada ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, agar berperan aktif untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
“Ini tentunya patut kita pahami bersama juga, karena untuk penanganan Covid-19 ini, banyak dana yang dibutuhkan. Sehingga terjadi refocusing yang berdampak pada penundaan kegiatan lainnya,” ujar Dedi.
Untuk 2021 ini, lanjut Dedi, dijelaskan bahwa pokir atas nama dirinya, dibagi ke beberapa titik kelurahan yang ada di kecamatan MKS, seperti revitalisasi mushalla, bantuan BKMT, bantuan untuk alat kesenian, pembangunan KAN Koto Selayan, beberapa bedah rumah, bantuan untuk tuna netra dan sejumlah bantuan lainnya.
Dalam reses tersebut, muncul aspirasi masyarakat yang didominasi terkait infrastruktur, diantaranya, pengaspalan jalan di kawasan Garegeh, peningkatan sarana olahraga. Selain itu, warga juga menanyakan tentang keamanan vaksin, karena timbul kekhawatiran warga yang akan divaksin terhadap dampak dari vaksin itu.
Terkait vaksin, Plt Kadis Kesehatan, Linda Faroza menjelaskan, sejak Maret 2020 lalu, sudah 45 warga Bukittinggi yang meninggal karena covid. Warga yang terkonfirmasi positif sudah mencapai 2.220 orang.
“Untuk itu, salah satu upaya menekan angka penyebaran dengan penerapan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu, untuk mengantisipasi gejala yang ditimbulkan akibat covid-19, diberikan vaksin, agar kekebalan tubuh meningkat. Bukan menghindarkan dari Covid-19,” jelasnya. (pry)






