Timnas Italia akan berhadapan dengan Timnas Austria di babak 16 besar Euro 2020, Minggu (27/6). Duel ini akan digelar di Wembley Stadium, London. Pemenangnya akan menghadapi Belgia atau juara bertahan Portugal di perempat final.
Italia menjuarai Grup A dengan poin sempurna 9 hasil tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Pasukan Roberto Mancini mencetak total tujuh gol dan tak sekalipun kebobolan.
Italia tak terkalahkan dalam 30 laga terakhir mereka. Italia bahkan memenangi 11 yang terakhir tanpa kebobolan. Tak kalah penting, Gli Azzurri juga tak terkalahkan lawan Austria sejak Desember 1960 silam. Itu membuat mereka sangat difavoritkan.
Sementara itu, Austria lolos ke fase knockout pertamanya dengan status runner-up Grup C di bawah Belanda. David Alaba dan kawan-kawan memenangi laga pertama kontra tim debutan Makedonia Utara 3-1, juga laga ketiga dengan skor 1-0 kontra Ukraina. Mereka kalah sekali, yakni 0-2 dari Belanda.
Di atas kertas, Giorgio Chiellini dan kawan-kawan lebih diunggulkan. Meski begitu, kubu Austria mengaku tidak gentar. Austria bahkan menyiapkan strategi untuk coba meredam Italia.
Namun, apakah strategi itu bisa dieksekusi dengan sempuna? Terlebih lagi, Austria mungkin bisa dibilang selevel dengan Turki, Swiss, dan Wales, tiga tim yang sudah dikalahkan Italia di Grup A.
Jika tiga tim itu saja bisa ditaklukkan, maka wajar kalau Italia dinilai bakal mampu menyudahi perjalanan Austria.
Italia memang diketahui telah mencatatkan rentetan hasil positif. Sejak berada dalam kendali Mancini, Italia mampu meraih 30 kemenangan secara beruntun, menyamai rekor yang pernah ditorehkan pada tahun 1930.
Selain itu dalam 11 kemengan terakhirnya secara beruntun, mereka mencetak 11 clean sheet dan mampu meraih total 32 gol di bawah arahan Mancini. Maka dalam laga ini menjadi kesempatanya untuk mempertahankan rekor impresifnya, dan jika tidak, maka rekornya bakal terputus.
Italia sendiri mampu menyapu bersih tiga laga di babak fase Grup A Euro 2020. Hasil ini pun membuat Italia berhasil menjadi juara grup dengan total 9 poin, di depan Wales yang juga lolos ke babak 16 besar Euro 2020 dengan selisih 5 poin.
Maka laga akhir pekan nanti bakal menjadi pertandingan yang sulit bagi Austria. Namun pasukan Franco Foda itu bakal tampil jor-joran demi bisa lolos ke babak 8 besar, dan bisa memutuskan rekor Roberto Mancini bersama Italia.
Austria sendiri berakhir di posisi runner-up Grup C Euro 2020 dengan raihan enam poin di belakang Belanda, setelah meraih dua kemenangan atas Makedonia Utara (3-1) dan Ukraina (1-0) serta satu kekalahan dari Oranje dengan skor 2-0.
Lolosnya Austria juga menjadi sejarah tersendiri bagi mereka karena untuk pertama kalinya lolos ke fase knockout di turnamen Euro 2020. Timnas berjuluk Das Team itu pun bakal tampil maksimal demi mencatatkan sejarah lainnya.
Berdasarkan head to head, Italia tentu lebih unggul ketimbang Austria. Gli Azzurri mampu meraih 16 kemenangan dan delapan hasil imbang dari 36 pertemuan mereka. Maka apakah Italia berhasil mempertahankan dominasinya, atau kah catatan impresif di bawah asuhan Roberto Mancini mampu dihentikan oleh Austria? (*/rom)






