METRO PESISIR

Lagi, Dinas Perkim-LH Kota Pariaman Ambil Sampel Kualitas Udara

0
×

Lagi, Dinas Perkim-LH Kota Pariaman Ambil Sampel Kualitas Udara

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO–Dinas Perumahan Rak­yat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Per­kim LH) Kota Pariaman, kemarin, melakukan pe­ngambilan kembali alat passive sampler setelah pemasangan selama 14 hari di beberapa tempat dalam Kota Pariaman.

“Metode passive sampler merupakan salah satu metode sederhana yang digunakan untuk pengu­kuran udara ambien de­ngan parameter ukur NO2 (Nitrogen Dioksida) dan SO2 (Sulfur Dioksida),” u­jar Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman, Mu­hammad Syukri, kemarin.

Kegiatan pemantauan udara ambien tersebut, bertujuan untuk menya­takan atau menyimpulkan kondisi kualitas udara di wilayah yang bersang­ku­tan, dalam bentuk Indeks Kualitas Udara (IKU) yang merupakan salah satu kom­ponen dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).

Baca Juga  Paparkan RO Banper Destinasi Tujuan Wisata, JKA Berharap Dukungan Pemerintah Pusat Pulihkan Infrastruktur Wisata Terdampak

“Dinas Perkim LH Kota Pariaman telah memasang alat passisve sampler di 4 titik yang mewakili kawa­san industri, kawasan per­kantoran, kawasan permu­kiman dan kawasan trans­portasi, dimana untuk Kota Pariaman dipasang di ka­wasan industri, yang di­wakili oleh Industri Mie Matahari, Jl. Sentot Ali Basa, Desa Jati Hilir. Untuk Kawasan Perkantoran di­wakili Kantor Balaikota Pariaman, Jl. Imam Bonjol No. 44, Desa Cimparuah,” ujarnya.

“Kemudian untuk Ka­wasan Permukiman diwa­kili oleh Perumahan Kam­pung Baru, Jl. H. Agus Salim, Desa Kampung Baru dan untuk Kawasan Trans­por­tasi, Jl. Imam Bonjol, Kam­pung Paneh, Desa Bungo Tanjuang, dimana dilaku­kan oleh Tim dari Dinas Perkim LH Kota Paria­man,” ungkapnya lebih lanjut.

Baca Juga  Sinkronkan Program, Percepat Pembangunan

Pemasangan alat ini dilakukan serentak se-Indonesia, yakni pada tang­gal 3 Juni 2021 yang lalu, dan sampel yang sudah didapatkan nantinya, akan dikirim ke Laboratorium yang telah ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KL­HK) RI, yaitu PT. Anugrah Analisis Sempurna (AAS) yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.

“Sedangkan untuk pe­ngam­bilan sampel, dila­kukan 2 kali dalam setahun, di­mana untuk saat ini ada­lah passive sampler yang per­tama kita lakukan, se­hingga kita mengetahui In­deks Kualitas Udara Kota Pa­riaman setiap tahunya, di­mana untuk Tahun 2020 lalu, IKU Kota Pariaman adalah 94,76 dengan Kate­gori ‘Sa­ngat Baik’,” tutup­nya. (efa)