AGAM, METRO–Sigulamai kembali mengamuk. Kali ini, sigulamai nyaris meratakan rumah milik Suhatma (54) di Dalu-dalu Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamtan Tanjung Raya, Jumat (18/6) sekitar pukul 11.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, ia harus menelan kerugian ratusan juta.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Camat Tanjung Raya Andria Asmi saat dikonfirmasi koran ini. Dikatakannya, peristiwa kebakaran ini diketahui setelah adanya laporan masyarakat kepada pihaknya bahwa rumah milik Suhatman sudah menggeluarkan gumpalan asap bercampur api.
“Mendapat laporan tersebut, kami langsung menginformasikan kepada pihak Damkar Agam dan menerjunkan armada sebanyak 3 unit untuk memadamkan api. Sesampai di lokasi petugas Damkar dibantu masyarakat sekitar langsung beraksi memadamkan api yang membara rumah Suhatman tersebut,”ujar Andria.
Dikatakannya lagi, tidak banyak barang yang bisa diselamatkan karena pada saat kebakaran api begitu cepat menjalar ke seisi rumah dan menghunguskan seisi rumah permanen ini. “walaupun rumah permanen, namun barang-barang lain banyak yang dari kayu sehingga mudah terbakar,”sebut Andria.
Beruntung ungkanp Andria, dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa mengingat saat kejadian penghuni rumah yang berjumlah 8 orang tersebut sedang bepergian keluar rumah.
“Dugaa sementara, kuat dugaan api berasal dari harus pendek yang mengalir di atas rumah tersebut dan membakar bahan yang mudah terbakar,”ungkapnya.
Andria menambahkan, untuk kerugian pihaknya mentaksir mencapai Rp 500 juta, dikarenakan tidak satupun barang berharga yang terselamatkan dalam peristiwa tersebut.
“Kasus kebakaran ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kita menghimbau masyarakat selalu berhati-hati jika meninggalkan rumah. Pastikan arus listrik semuanya aman sehingga tidak menimbulkan kebakaran seperti kejadian saat sekarang ini,”imbuhnya. (pry)






