BERITA UTAMA

13 Anak Punk Resahkan Banuampu

0
×

13 Anak Punk Resahkan Banuampu

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Agam mengamankan 13 anak punk pada Sabtu (24/3) sekitar pukul 24.00 WIB di Jorong Bangkaweh, Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Banuampu. Belasan pemuda ini telah meresahkan warga sekitar.
Pengamanan dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat Jorong Bangkaweh, bahwa mereka resah dengan kedatangan anak punk. Apalagi tingkah laku mereka yang tidak membedakan mana yang perempuan mana yang laki-laki. Semuanya seakan sudah bercampur-baur.
”Di samping itu juga, pakaiannya sudah lusuh kemudian penampilan mereka sangat membuat masyarakat tidak nyaman,” ungkap Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Agam, Dandi Pribadi Minggu. (25/3).
Dandi menjelaskan, pengamanan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat Jorong Bangkaweh. Petugas langsung berkoordinasi dengan Tim SKP2P Agam. “Kita langsung bergerak pada malam Minggu. Mengapa malam Minggu kita lakukan razia? Karena sesuai informasi masyarakat kalau hari itu merupakan aktivitas puncak bagi anak punk,” katanya.
Tim langsung menyisir lokasi mangkalnya anak punk. Berhasil menemukan saat mereka asyik duduk-duduk bersamaan, baik yang perempuan maupun yang laki-laki. Tim mengamankan mereka. “Dari jumlah anak punk yang mangkal di SPBU tersebut kita mengamankan 13 yang disinyalir telah membuat keresahan masyarakat Jorong Bangkaweh,” katanya.
Setelah diamankan ke Mako Damkar di Sungai Tanang diketahui, kebanyakan anak punk ini berasal dari luar daerah. Petugas menindak tegas dengan memberi mereka beberapa hukuman yakni push up, mandi serta membotakkan kepalanya.
”Hal ini kita lakukan untuk memberi efek jera bagi mereka agar tidak berkeliaran lagi di Agam ini. Semuanya membuat surat pernyataan apabila kedapatan lagi, diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk menindaknya,” katanya.
Selain itu, jika ingin bebas, mereka harus dijemput orang tuanya. “Kami sudah menghubungi 13 orang tua mereka. Kita bisa memberikan penjelasan kepada orang tua. Apabila ditemukan kembali keberadaan anaknya di sini tentu akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum,” katanya. (p)