METRO PESISIR

100 Hari masa Kerja Suhatri Bur-Rahmang

1
×

100 Hari masa Kerja Suhatri Bur-Rahmang

Sebarkan artikel ini
Pasangan Bupati Suhatri Bur dan Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang telah memasuki seratus hari masa kerjnya.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pasangan Bupati Suhatri Bur dan Wakil Bupati Padang­paria­man Rahmang telah memasuki seratus hari masa kerjnya. Menjelang 100 hari Suhatri Bur dan Rahmang telah berbagai perkerjaan dilaksanakan me­reka berdua dalam wujudkan visi dan misinya sebagai Padang­pariaman berjaya.

Kenapa tidak pondasi pem­ba­ngunan dan arah kebijakan telah mulai dilakukan Suhatri Bur- Rahmang dengan menitik­beratkan pada upaya sinkro­nisasi program dan kegiatan pemerintahan pusat dan dae­rah.

Buktinya,  Suhatri Bur-Rah­mang dalam 100 hari kepemim­pinan beliau telah mengunjungi  7 kementerian dan 15 eselon 1 Kementerian/ Lembaga yang dikunjunginya.

Langkah tersebut sangat penting dilakukan oleh Suhatri Bur-Rahmang dalam upaya mem­buka ruang agar dapat diterjemahkan oleh para pem­bantunya untuk menyerang dengan intensitas tinggi kepada Kementerian/lembaga tersebut untuk membawa kue-kue pem­bangunan ke Padangpariaman.

Jika diibaratkan permainan sepak bola tentunya Suhatri Bur- Rahmang telah melakukan se­rangan dari menit pertama serta membuka ruang tembak yang mengarah ke mulut gawang.

Baca Juga  Wujudukan Ketersedian Air Minum dan Sanitasi Sehat di Nagari Padangpariaman

Tentunya para striker dan sayap kiri dan kanan harus berkerja optimal agara determi­nasi ini tetap berlangsung se­panjang pertandingan yang berlangsung tidak lama ini agar dapat membuahkan Gol spek­takuler berupa alokasi pemba­ngunan yang dapat mengem­birakan bagi 420 ribu penduduk Padangpariaman.

“Tentunya tinggal para ke­pala organisasi perangkat dae­rah (OPD) sebagai pemain yang paling berperan dalam keber­hasilan Pemerintahan Kabu­paten Padangpariaman harus benar-benar bisa menjemput bola kepada pemerintah pusat agar determinasi yang telah dimulai sejak menit awal ini benar benar membuahkan ha­sil,” kata Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur dan Kabag Humas Pemkab Padang­paria­man Anton Wir Tanjung, kema­rin.

Memang katanya, perca­turan dinamika di Pemerintah pusat tidaklah mudah tapi de­ngan memanfaatkan seluruh konektivitas perlu dilakukan baik personal maupun melalui je­jaring Organisasi, Hubungan kedaerahan, hubungan alumni ataupun hubungan lain yang terduga lainnya.

Baca Juga  Pengurus DPC PKDP se-Indragiri Hulu Dikukuhkan

Sesuai apa yang disam­paikan oleh Bupati Suhatri Bur kepala OPD boleh berkreasi dengan cara apapun dan boleh bolak balik ke Jakarta tiap ming­gunya asalkan outputnya jelas dan berdampak pada pemba­ngunan di Padangpariaman.

“Akhirnya kita tentu berha­rap Padangpariaman berjaya yang digaungkan dapat terea­lisasi ditengah pandemi yang serba kekurangan ini, baik keku­rangan dari segi alokasi ang­garan maupun kekurangan dari segi ruang gerak, akan tetapi pandemi ini juga tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak berbuat apa-apa,” ujarnya.

Melihat keseriusan dan ge­rak langkah Suhatri Bur- Rah­mang sejauh ini berkeyakinan bahwasanya visi Pemerintahan Kabupaten Padangpariaman dalam mewujudkan Padang­pariaman unggul berkelanjutan, religius, sejahtera dan berbu­daya dapat terealisasi jika keseimbangan determinasi dan akselerasi terus dijaga dengan kecerdasan Umpan tarik yang matang.(efa)