METRO SUMBAR

Persiapkan Tenaga Kerja yang Tangguh, Sekolah Vokasi harus Sediakan Ruangan Banyak di Kabu­paten Padangpariaman

0
×

Persiapkan Tenaga Kerja yang Tangguh, Sekolah Vokasi harus Sediakan Ruangan Banyak di Kabu­paten Padangpariaman

Sebarkan artikel ini
KULIAH UMUM—Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat kuliah umum di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (8/6).

PDG. PARIAMAN, METRO–Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) me­nginginkan sekolah vokasi di­berikan ruang lebih banyak guna mempersiapkan tenaga kerja andal atau tangguh.

Kepala BP2MI Benny Rham­dani saat kuliah umum di Poli­teknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Pariaman, Kabu­paten Padangpariaman, Selasa (8/6) mengatakan, pihaknya menginginkan sekolah-sekolah seperti ini harus diberi ruang lebih banyak lagi agar bisa mempersiapkan kader-kader yang siap bekerja.

Menurutnya sekolah vokasi memberikan penguatan dan pengetahuan kepada siswanya agar mengetahui persis keah­lian yang dimiliki. Selain itu, lanjutnya lulusan sekolah vokasi memiliki kemampuan berba­hasa asing, kemampuan dan keterampilan, serta disiplin yang baik.

Ia menyampaikan, yang lebih penting lagi tamatan seko­lah vokasi menjadikan ideologi Pancasila tetap menjadi bagian dari hidup mereka. Menurutnya dengan hal tersebut maka ta­matan sekolah vokasi akan mudah mendapatkan pekerjaan di luar negeri dengan gaji yang besar namun kecintaannya ter­hadap Indonesia tidak hilang.

Ia mengatakan, persiapan generasi muda untuk menjadi pekerja yang andal tidak saja untuk mempermudah menda­patkan pekerjaan namun juga persiapan generasi pemimpin bangsa. “Masa depan Indonesia berada di tangan mereka, sehingga mempersiapkan me­reka sejak dini penting dilakukan pemerintah termasuk lembaga pendidikan,” katanya.

 Sementara itu, Wakil Koor­dinator Poltek KP Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Harisjon me­nga­takan pihaknya menyeleng­ga­rakan pendidikan vokasi yang mem­bentuk pengetahuan, ke­mam­puan, dan kepribadian atau karakter peserta didik. “Di sini sa­rana praktik untuk semua bidang keahlian lengkap,” ujar­nya.

 Ia menyebutkan, di Poltek KP tersebut terdapat kapal latih, labor pengolahan ikan mulai dari tradisional hingga modern, bengkel mesin perikanan, sa­rana budidaya, kolam ikan, tambak udang, dan sarana lainnya.

Dikatakannya, semenjak lembaga pendidikan itu berdiri yang dimulai dari Sekolah Per­tanian Pembangunan hingga tahun 2020 telah melahirkan sekitar 3.000 orang lulusan. “1.600 di antaranya bekerja di luar negeri dan sudah banyak juga yang bekerja kembali di Indonesia,” kata dia. (ozi)