SOLOK/SOLSEL

Pemkab Solsel Minta Perusahaan Ikut Bangun Daerah

0
×

Pemkab Solsel Minta Perusahaan Ikut Bangun Daerah

Sebarkan artikel ini

SOLSEL, METRO–Wujudkan berbagai ke­giatan pembangunan dae­rah, Pemkab Solsel me­lakukan langkah sinergitas dengan berbagai pihak. Di antaranya dengan meng­gaet pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Solsel itu untuk ikut ber­peran membantu.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Wi­dodo, Pemkab diminta un­tuk melakukan kreatifitas da­lam melakukan pemu­lihan ekonomi masya­ra­kat,” kata Bupati H Khai­runas saat kegiatan Sin­kronisasi Program Kerja Antara Pemda dengan Pe­rusahaan di Hotel Pesona Alam Sangir, Senin ke­marin.

Khairunas menam­bah­kan, persoalan di Solsel tidak hanya persoalan pem­kab semata, akan te­tapi adalah persoalan kita bersama, mulai dari per­soalan ekonomi, pendi­dikan, kesehatan, dan ber­bagai persoalan kemasya­rakatan lainnya.

“Maka dari itu, Kami (Bupati-Wabup) serta Pem­kab Solsel mengajak pihak perusahaan untuk ikut ser­ta dalam membantu ma­syarakat terkait pemulihan dan pembangunan eko­no­mi maayarakat. Apalagi semenjak pandemi Covid-19, berbagai persoalan mun­cul ditengah kehi­du­pan ma­syarakat,” kata Khai­runas.

Kegiatan yang juga me­li­batkan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Ling­kungan Perusahaan (TJS­LP) di bawah koordintaor Bujang Joan Datuak Pa­nyalai, terlihat hadir pihak Perbankan. Sedangkan dari perusahaan hadir, PT RAP, PT MAS, BPSJ, Mitra Ke­rinci, Pekonina Baru, SJAL, PT Bukit Raya, PT MKSP, Inti Melia, Supreme Energy, Waskita Sangir Energi dan Selo Kencana Energy.

Sementara dari OPD, hadir Asisten II Sekdakab Solsel, Putra Nusa, Kepala DPMPTSP, Gusnawati, be­be­rapa Kepala OPD, serta selaku penyelenggara Bap­peda Solsel.

Khairunas me­ngi­ngat­kan, perusahaan untuk me­la­porkan dan membayar kewajiban pajak galian C. Kepada instansi terkait yang mengurus masalah pajak galian C ini juga diminta agar me­ngopti­malkan pendataan dan pemungutannya.”Bahkan kepedulian perusahaan menyalurkan CSR juga di apresiasi. CSR bukan ke­mauan perusahaan, akan tetapi merupakan kewa­jiban dari perusahaan,” tegas bupati. (*/afr)