BERITA UTAMA

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Banuhampu

0
×

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Banuhampu

Sebarkan artikel ini
TERDUGA TERORIS— Tempat jual obat herbal dan praktek bekam milik HM (40) di Banuhampu, Agam yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri.

AGAM, METRO
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap Densus 88 anti teror kembali melakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris di wilayah Sumatra Barat. Kali ini, penangkapan dilakukan di jorong Jambua Aia, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Rabu pagi (24/3).

Informasinya, terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 diketahui seorang pria berinisial HM (40) yang sehari-hari berkerja sebagai penjual obat herbal dan bekam. Dari keterangan warga, HM yang memiliki empat orang anak dan seorang istri, dikenal baik meski dalam keseharian tidak banyak melakukan interkasi dengan warga sekitar.

Warga setempat bahkan tidak menyangka kalau HM akan ditangkap oleh tim Densus 88. Sontak saja, hal itu membuat warga setempat buncah. Terlebih, HM diringkus oleh Densus 88 saat perjalanan pulang ke rumahnya usai melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid.

Usai diamankan, pada pukul 09.00 WIB, tim Densus 88 kembali mendatangi rumah HM untuk melakukan penggeledahan. Dari rumah HM, tim Densus 88 menyita sejumlah buku, dokumen serta laptop dari kediaman HM. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim Densus 88 pun pergi dari kediaman HM.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, awalnya ada empat orang polisi yang berpakaian preman berdiri dari dua sisi jalan Jambu Aia dengan menggunakan dua sepeda motor dan satu mobil yang berdiri berjauhan dari lokasi penangkapan.

Usai target keluar dari mesjid, tim langsung menangkap terduga dan memasukannya ke dalam mobil. Warga sempat mendengar adanya teriakan, ntah itu dari warga yang menyaksikan penangkapan atau dari target yang telah ditangkap. Karena sebelum ditangkap target sempat ditindih oleh empat orang polisi sebelum dimasukan ke dalam mobil.

Karena adanya keramaian dan suara teriakan salah satu dari polisi sempat mengeluarkan senjata api dengan kode bahwa mereka adalah polisi dan menyuruh warga yang ada disekitar untuk bubar kembali ke rumah masing-masing.

Sementara, Wali Nagari Taluak IV Suku Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam-Sumbar, M Risman, membenarkan telah ditangkapnya seorang warganya di tepi jalan Jambua Aia, usai shalat subuh berjamaah pada Rabu (24/3) oleh tim Densus 88.

“Keseharian merupakan orang yang baik dan taat ibadah. Pria yang diketahui berusia 40 tahun itu berprofesi sebagai penjual herbal dan bekam. Yang bersangkutan ditangkap ketika berjalan kaki menuju rumahnya setelah pulang dari masjid,” kata Risman, Rabu (24/3)

Risman menjelaskan, awalnya ada laporan dari sang istri yang mendatangi rumahnya menyampaikan bahwa suaminya dibawa orang usai sholat subuh di mesjid dan tidak tau dibawa kemana.

“Namun, ia didatangi sejumlah polisi yang mengaku dari Mabes Polri untuk melakukan pengeledahan dirumah terduga. Jadi saya mendampingi saat dilakukan pengeledahan bersama dengan polisi dari Jakarta itu dan polisi dari Polres Bukittinggi,” ungkapnya.

Selain itu, dikatakan Risman, dalam pengeledahan yang dilakukan, polisi membawa sejumlah barang bukti berupa dokumen-dokumen dan sebuah laptop. “Menurut keterangan warga, terduga telah diintai terlebih dahulu sebelum akhirnya ditangkap,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu membenarkan tim Densus 88 kembali turun ke Sumbar melakukan penangkapan serta penggeledahan di Kota Bukittinggi. Sementara untuk di Kota Payakumbuh juga dilakukan penggeledahan di rumah pelaku.

“Memang ada penangkapan terduga teroris dan nanti akan dirilis oleh Mabes Polri. Kita Cuma bisa menyampaikan sebatas membenarkan penangkapan itu saja. Untuk detail-detailnya itu dari Mabes Polri,” tegas Kombes Pol Satake Bayu. (pry)