PERMINDO, METRO
Vaksinasi Covid-19 mulai dilakukan untuk anggota DPRD Kota Padang beserta staf sekretariat dewan (sekwan) serta wartawan yang berposko di gedung Sawahan tersebut, Selasa (23/3). Pemberian vaksin sinovac ini dilakukan di sela-sela kegiatan pembahasan LKPj Tahun Anggaran 2020, di Hotel Rocky.
Sekwan DPRD Padang, Hendrizal Azhar menjelaskan, vaksinasi merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung pada saat ini.
“Sesuai arahan dari Pemko Padang, saat ini seluruh anggota DPRD dan sekretariat, wartawan yang berposko di DPRD jika belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19, maka akan dilakukan vaksin,” ulas Hendrizal.
Untuk vaksinasi tahap I ini, sebanyak 41 orang anggota DPRD sudah disuntik setelah menjalani serangkaian tes. Kemudian, 59 orang staf Sekretariat Dewan dan 3 orang wartawan.
“Ada 4 anggota dewan yang belum divaksin karena tengah melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. Rencananya, untuk tahap II dilakukan sekitar 25 hari lagi,” sebut Hendrizal.
Ia menjelaskan vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
“Vaksin ini merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut,” papar mantan Kadishub Padang ini.
Ia berharap, dengan dilakukan vaksinasi terhadap anggota DPRD ini, warga Kota Padang dengan sadar diri untuk melakukan vaksinasi. Hal ini bertujuan meminimalisir angka penularan dan kematian akibat Covid-19.
“Marilah bersama-sama kita melakukan vaksin yang bertujuan meminimalisir angka penularan dan mewujudkan kesehatan,” paparnya.
Sementara, anggota DPRD dari PDIP, Wismar Pandjaitan yang ikut divaksin kemarin, mengaku lega setelah divaksin. Ia juga mengaku tidak merasakan efek atau sakit usai disuntik.
“Semua baik-baik saja. Mudah-mudahan dengan vaksin ini kita bisa memutus rantai penyebaran virus corona,” lugas Wismar. (ade)






