SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pohon Tumbang Tutup Jalan Utama

0
×

Pohon Tumbang Tutup Jalan Utama

Sebarkan artikel ini
POTONG—Petugas dari BPBD Kota Sawahlunto memotong motong material kayu pohon yang tumbang ke jalan Utama Kota Sawahlunto akibat curah hujan yang tinggi.

SAWAHLUNTO, METRO
Akibat curah hujan tinggi yang menerpa Kota Sawahlunto sejak sore Kamis (18/3) sekitar pukul 17.00 WIB yang tiada henti mengakibatkan tumbangnya pohon besar yang melintangi akses jalan utama Kota Sawahlunto. Pohon tumbang tersebut persis berada di bawah MTsN Sawahlunto dini hari, Jumat (19/3) sekitar pukul 02.00 WIB. Lalu, sekitar pukul 04.00 WIB petugas Tim BPBD Sawahlunto telah berhasil menyingkirkan material pohon tumbang tersebut.

Kepala Kesbangpol dan BPBD Sawahlunto Adriyusman membenarkan via telepon seluler. Dalam konfirmasinya menyebutkan, bahwa tim nya mendapat laporan pohon besar tumbang tersebut sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, anggota yang berjaga langsung terjun kelapangan dan membuka akses jalan utama Kota Sawahlunto yang dipalang pohon tumabng tersebut.

“Anggota BPBD bergegas melakukan usaha meminggirkan pohon besar yang tumbang tersebut, sehingga pukul 04.00 WIB baru jalan raya bisa digunakan lagi. Namun, karena terjadinya dini hari sehingga tidak ada kendaraan yang antri cuma satu mobil truk saja. Tidak ada kaitannya dengan putusnya jaringan listrik dan tidak mengganggu aktifitas apapun,” jelas Adriyusman.

Ditambahkannya, pada pagi hari berkerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) melakukan pemotongan pohon raksasa yang tumbang tersebut serta menyingkirkannya agar kondisi jalan utama tersebut menjadi lancar.

Adriyusman menghimbau kepada masyarakat, dalam cuaca ekstrim ini dengan topografi Kota Sawahlunto yang berbukit dan lembah, dan dikiri kanan ada jurang dan bukit maka hati-hati lah bola bepergian. Disebabkan curah hujan tinggi, angin kencang dan petir. “ Untuk itu bagi warga selalu waspada bila berada diluar rumah. Dan juga bila ada kejadian DAM yang longsor atau pohon besar tumbang, maka segera laporkan ke BPBD Kota Sawahlunto. Agar bisa segera ditangani dan bisa mengurangi resiko,” pungkasnya. (pin)