AZIZ CHAN, METRO
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang siap mengawasi pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1442 Hijriah yang akan dilaksanakan selama 17 hari selama Ramadhan, baik itu secara tatap muka ataupun zoom.
Kepala Disdik Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan apapun mekanisme pelaksanaan dari Pesantren Ramadhan, Disdik mengikuti saja dan tak merasa keberatan. “Kita menjalankan apa yang diperintahkan pimpinan. Yang jelas pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan (prokes) jika dilakukan secara tatap muka. Ini untuk menghindari terjadi klaster baru Covid-19,” ujar Habibul, Jumat (19/3).
Secara pribadi lanjutnya, Disdik mau pelaksanaan Pesantren Ramadhan secara tatap muka. Tujuannya, supaya materi yang diberikan instruktur dicerna peserta didik dan penilaian dapat dilaksanakan setelah itu.
Di sisi lain, keterlibatan peserta didik lebih serius karena berhadapan langsung dengan mentor. Bila dilakukan melalui aplikasi zoom, sebagian anak tak paham dan kurang mengerti uraian materi yang dipaparkan mentor. Apalagi untuk tingkat Sekolah Dasar (SD).
“Artinya, tatap muka lebih maksimal dibanding zoom,” kata mantan Kepala BKPSDM Padang ini.
Peserta didik yang ikut dalam pesantren sambung Habibul, tingkat SD yakni IV, V dan VI. Sedangkan SMP semua tingkatan yaitu 1, 2 dan 3. Selain anak, semua majelis guru juga dilibatkan mengawasi jalannya pesantren nanti. (ade)






