BERITA UTAMA

Warung Menjual Gas Epiji dan Minyak Tanah Terbakar

0
×

Warung Menjual Gas Epiji dan Minyak Tanah Terbakar

Sebarkan artikel ini
PADAMKAN API—Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar bangunan rumah dan warung penjual gas elpiji dan minyak tanah.

PADANG, METRO
Satu unit rumah yang sekaligus dijadikan warung menjual gas elpiji dan minyak tanah di Jalan Kampung Nias, Kelurahan Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang ludes terbakar, Kamis (18/3) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kebakaran itu sempat membuat warga setempat dibuat panik, lantaran lokasi merupakan padat permukiman. Apalagi di dalam warung terdapat tabung-tabung gas yang berisi dan drum-drum minyak tanah. Warga pun bahu membahu mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam warung agar tidak meledak.

Tak lama berselang, petugas Damkar bersama beberapa unit armada tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api. Hampir setengah jam, api pun berhasil dipadamkan. Ditaksir, pemilik rumah dan warung Yuliani (21) mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Baca Juga  Dua Pekan Operasi Keselamatan Singgalang, 2.406 Pelanggar Lalu Lintas Ditilang

Kabid Ops Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Basril mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sakitar pukul 11.30 WIB. Dikatakannya, salah seorang saksi melaporkan melihat api yang membesar di kompor, kemudian saksi meminta bantuan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

“Kalau kata saksi, kebakaran dipicu kompor. Pemilik saat itu masak menggunakan kompor minyak tanah, lalu apinya menjalar ke dinding hingga terjadilah kebakaran. Meskipun begitu, untuk penyebab pastinya, kita serahkan kepada pihak kepolisian,” sebut Basril.

Baca Juga  Culik dan Bunuh Pemuda Aceh, Panglima TNI Minta Oknum Paspampres Dihukum Mati atau Seumur Hidup

Basrir menegaskan, tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta. Rumah permanen yang sekaligus tempat usaha agen gas elpiji dan minyak tanah milik Yuliani (21).

“Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 11.55 WIB. Tim Damkar membutuhkan waktu sekitar 15 menit lebih untuk memadamkan api dengan menurunkan sebanyak enam unit armada pemadam dari Mako Damkar Kota Padang dengan dibantu oleh masyarakat dan beberapa instansi lainnya,” tuturnya. (rom)