SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Produksi Gas Sinamar masih Terkendala, Bupati Minta Bantuan Gubernur Soal Pembeli

0
×

Produksi Gas Sinamar masih Terkendala, Bupati Minta Bantuan Gubernur Soal Pembeli

Sebarkan artikel ini
1 99
LOKASI PENGEBORAN GAS— Gubernur Sumbar Mahyeldi meninjau lokasi sumur pengeboran gas lapangan Sinamar di Sijunjung. Kedatangan Gubernur disambut Bupati dan Forkopimda Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Proses eksploitasi gas hasil pengeboran lapangan Sinamar yang terdapat di Kabupaten Sijunjung masih terkendala pihak pembeli. Bupati Sijunjung Benny Dwifa memaparkan kondisi tersebut kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengunjungi sumur pengeboran gas lapangan Sinamar Blok South West Bukit Barisan yang dikelola PT. Rizki Bukit Barisan (PT.RBB).

Buapti Sijunjung Benny Dwifa meminta bantuan kepada Pemprov Sumbar untuk bisa mencarikan pihak pembeli untuk memasok gas yang ada di Kabupaten Sijunjung itu agar proses produksi bisa berjalan, sehingga diharapkan mampu untuk mendorong perekonomian daerah dan masyarakat, Sabtu (13/3).

“Pemerintah daerah dan Pemprov Sumbar sejauh ini sangat support untuk hal ini. Namun, kita masih terkendala dengan pihak pembelinya, kami mohon bantuan kepada Bapak Gubernur untuk menjembataninya. Karena proses tersebut juga melibatkan kementrian dan Pemprov Sumbar,” tutur Benny.

Pihaknya mengatakan, Kabupaten Sijunjung siap untuk memulai tahap produksi. “Jika proses produksi sudah berjalan tentunya akan berdampak kepada pembangunan daerah dan perekonomian masyarakat. Sebelumnya sudah ada komunikasi dengan sejumlah pihak yang ingin membeli, termasuk PT. PLN,” papar Benny.

Baca Juga  Animo Pelajar Sijunjung Masuk TNI sangat Tinggi

Kandungan gas yang terdapat di Sijunjung dinilai sangat potensial, di mana terdapat empat titik sumur bor yang siap untuk dieksploitasi dengan cadangan sebesar 245 BSFC (billion standar cubic feet) dengan potensi produksi sebesar 35 MMSCFD (million standard cubic feet per day) dan 800 barel kondensat per hari.

Pada tahap awal ditargetkan produksi sebesar 2.5 MMSCFD, di mana gas yang diproduksikan akan digunakan untuk pembangkit listrik ke PLN dan akan digunakan untuk mengaliri listrik. Selain itu masih ada rencana produksi sebesar 32.5 MMSCFD yang akan dialokasikan untuk Sumber Aneka Gas yang rencananya akan digunakan untuk kilang mini LNG atau pabrik Methanol.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan. Pihaknya akan mengupayakan untuk menjembatani dan mencarikan pembeli gas di Sijunjung. “Kita akan upayakan, termasuk dengan pihak PLN atau pun pihak lainnya. Memang saat ini kita di Sumbar sudah terkoneksi listrik, namun masih banyak sejumlah titik daerah yang masih belum. Ini bisa menjadi solusi untuk memaksimalkan distribusi listrik di Sumbar khususnya,” terang Mahyeldi.

Baca Juga  Pemko Sawahlunto Jemput "Bola" ke Pusat

Menyangkut dengan potensi, Mahyeldi mengatakan bahwa kandungan gas di Sijunjung cukup potensial. “Prospek nya bagus, dan ini akan berdampak kepada pembangunan daerah. Kita akan upayakan secepatnya,” ujar Mahyeldi.

Disisi lain, Komisi VII DPR RI juga mendorong percepatan produksi gas Lapangan Sinamar. Pengembangan produksi gas tersebut ditargetkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat menumbuhkan perekonomian daerah. Hal itu disampaikan ketika melakukan kunjungan kerja ke Sijunjung dan melihat langsung ke Lapangan Sinamar, PT. Rizki Bukit Barisan. (ndo)