SOLOK, METRO
Daerah Kabupaten Solok memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup berkembang. Bahkan, dibandingkan rata rata pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional, Solok lebih tinggi.
Namun diakui Plh Bupati Solok, Aswirman masih ada permasalahan-permasalahan pada sektor-sektor ekonomi di Kabupaten Solok yang harus diperbaiki. Pada sektor koperasi dan usaha, misalnya masih minimnya akses modal koperasi dan UMKM terhadap dunia perbankan menjadi persoalan yang harus dicarikan solusinya.
Belum optimalnya fungsi dan kelembagaan koperasi yang terlihat masih tingginya presentase jumlah koperasi tidak aktif, masih belum optimalnya akses pemasaran dan promosi bagi produk koperasi, serta belum meratanya standar produk pada koperasi serta UMKM juga menjadi kendala.
Belum lagi pada sektor investasi. Masih belum meratanya realisasi investasi di kecamatan maupun nagari, belum membawa dampak baik terhadap perekonomian.
Persoalan lain, lanjutnya belum meratanya ketersedian dan kualitas infrastruktur panunjang investasi merupakan kendala yang dihadapi. “ Belum optimalnya serapan tenaga kerja lokal pada kegiatan PMA/PMDN, serta terjadinya dinamika sosial di masyarakat yang mempengaruhi kepastian dan keamanan berusaha perlu menjadi perhatian,” kata Aswirman.
Sementara pada sektor pariwisata belum optimalnya konektifitas infrastruktur transportasi menuju destinasi wisata, masih menjadi kendala dalam pengembangan wisata. Terbatasnya atraksi di destinasi wisata, terbatasnya amenitas pada destinasi wisata, belum tertananmnya nilai-nilai hosptality di masyarakat, belum optimalmya penerapan branding dan aktifitas promosi serta terbatasnya kuantitas maupun kualitas dari produk ekonomi kreatif, juga masih perlu diperbaiki.
Untuk sektor perdagangan diakui Aswirman masih terdapat permasalahan yaitu dominasi barang impor, kerentanan fluktuasi harga barang konsumsi terutama bahan pokok. Selain itu masih belum optimalnya pemasaran dan produk industri lokal serta belum meratanya penerapan standar produk dan teknologi informasi dalam perdagangan juga menjadi persoalan yang harus diperbaiki.
Begitu juga pada sektor pertanian, daerah Kabupaten Solok juga masih banyak menghadapi kendala. Produktifitas pertanian belum optimal akibat belum optimalnya aktifitas ekonomi pertanian dari hulu ke hilir, terbatasnya ketersediaan benih yang berkulitas merupakan Kondisi yang harus dihadapi.
“Menurunnya luas lahan pertanian yg disebabkan oleh intensitas pembangunan sektor non pertanian yang sangat tinggi seperti pembangunan pemukiman dan kawasan industri juga menjadi persoalan,” kata Aswirman. (vko)






