AGAM, METRO
Budaya gotong royong (goro) masih terjaga di tengah-tengah masyarakat Dusun II Jorong Kubu Anau, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung. Sejumlah masyarakat bahu membahu memperbaiki lantai jembatan gantung yang sudah patah dan berlubang, Kamis (19/11).
Keberadaan jembatan tersebut merupakan penghubung masyarakat Anak Aia Dingin dengan Kubu Durian. Suasana kebersamaan terasa kental, sesekali terdengar canda tawa di sela bekerja. Bilah-bilah kayu yang sudah rapuh dan membahayakan diperbaiki dan diganti baru.
Ridwan, salah seorang pemuka masyarakat mengatakan, hal ini dilakukan mengingat kondisi lantai jembatan banyak yang patah dan pecah. Sehingga rawan bagi pelintas jika melewati jembatan tersebut. “Alhamdulillah berkat kesepakatan bersama sudah kita gotong royongkan sejak dua hari terakhir,” ujar Ridwan , didampingi Ardi salah seorang penggagas gotong royong tersebut
Keberadaan jembatan gantung penting bagi masyarakat selain menghubungkan antara masyarakat Anak Aia Dingin dengan Kubu Durian, juga merupakan akses untuk membawa hasil pertanian masyarakat.
Wali Jorong Kubu Anau, Ali Mardian, mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas semangat gotong royong yang dilakukan masyarakat untuk memperbaiki jembatan.
Karena, semangat gotong royong selain meningkatkan silaturahmi juga dengan kebersamaan gotong royong menambah motivasi berpartisipasi dalam pembangunan. “Ini wujud kepedulian masyarakat menjaga fasilitas yang dibuat pemerintah. Budaya ini harus dipertahankan,” ujar wali jorong. (pry)





