AGAM/BUKITTINGGI

Bukittinggi Resmi Terapkan Belajar Tatap Muka, Terapkan Protokoler Kesehatan Ketat

0
×

Bukittinggi Resmi Terapkan Belajar Tatap Muka, Terapkan Protokoler Kesehatan Ketat

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO
Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi resmi melaksanakan kembali sekolah tatap muka, Kamis (19/11). Meski demikian, sekolah tatap muka, tetap mengacu pada protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran covid-19.

Seperti yang dilaksanakan di SMPN 8 Bukittinggi. Para pelajar datang sejak pagi dan sistem sekolah pun dibagi menjadi dua shift.

“Alhamdulillah, kita kembali menggelar sekolah proses belajar mengajar (PBM) tatap muka. Sesuai arahan dari Disdikbud, bahwa mulai hari ini kita sudah bisa melaksanakan sekolah tatap muka, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan. Anak-anak menggunakan masker, kita sediakan tempat cuci tangan dan di kelas pun pelajar diberi jarak,” ungkap Kepala SMPN 8 Bukittinggi, Edi Koslah, Kamis (19/11).

Baca Juga   YBM PLN Turut Mendukung dan Memotivasi Para Penyadang Disabilitas di Indonesia

Untuk SMPN 8 Bukittinggi, pembelajaran menggunakan sistem dua shift. Shift pertama masuk mulai pukul 07.30 dan belajar hingga pukul 09.50. Setelah pelajar shift 1 pulang, pelajar yang shift dua, masuk mulai pukul 11.00 dan belajar hingga pukul 13.20 WIB.

“Baik shift satu maupun shift dua, kita atur pelajar yang masuk kelas hanya 16 orang per lokal. Jadi setiap kelas hanya ada 16 pelajar di setiap shiftnya,” ujar Edi Koslah.

Muhammad Fadil, salah satu siswa kelas 9 SMPN 8 Bukittinggi, mengaku senang telah bisa kembali belajar dengan sistem tatap muka. Karena sudah berbulan bulan melaksanakan proses belajar melalui sistem daring.

Baca Juga  Gerakan PKK Sumbar, Nagari Lubuk Basung Raih 3 Trofi

“Alhamdulillah bisa sekolah lagi. Tentu senang sekali, bisa ketemu teman teman, belajar bersama dan diarahkan lagi sama guru. Kalau daring kadang masih belum ngerti yang dimaksud dari pelajarannya, jadi kurang maksimal,” ungkap Fadil.

Sesuai arahan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Bukittinggi telah kembali masuk ke zona kuning, dengan penyebaran yang tergolong rendah. Sesuai SK 4 Mentri, daerah yang masuk zona hjau dan kuning sudah boleh melaksanakan sekolah tatap muka. (pry)