METRO BISNIS

Peduli Pendidikan di Sumbar, Telkomsel Beri 5.600 Kartu Perdana Kuota Belajar

0
×

Peduli Pendidikan di Sumbar, Telkomsel Beri 5.600 Kartu Perdana Kuota Belajar

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Komitmen Telkomsel untuk mendukung aspek pendidikan kembali diwujudkan melalui Program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ). Program ini terselenggara secara nasional dimana salah satunya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumbar dalam rangka mendukung proses belajar mengajar secara daring selama masa pandemi Covid-19, terutama bagi para pelajar dari kalangan tertentu.

Manager Branch Padang Telkomsel, Taufik Hidayat mengatakan, Telkomsel sangat berterima kasih atas respon positif dari Disdik Sumbar sehingga Program MBJJ dapat terealisasi di wilayah Sumbar. “Dengan adanya program ini, lebih dari lima ribu pelajar akan merasakan kenyamanan belajar secara daring (online) tanpa kekhawatiran apapun,” katanya.

Baca Juga  Sapi Belgian Blue, Masa Depan Swasembada Daging

Ia menjelaskan, Telkomsel memberikan sebanyak 5.600 Kartu Perdana Kuota Belajar dengan total kuota 10 GB yang dapat digunakan untuk akses Ilmupedia (Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Sekolahmu, Ayo Belajar, duolingo, cakap, bahaso, Udemy, Kipin) dan Conference ((CloudX, U Meet Me, Cisco, Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, dan Google Classroom).

“Kuota ini berlaku selama 30 hari sejak masa aktivasinya. Pada tahap pertama ini kartu perdana diserahkan di tiga kota, yaitu Padang, Padang Panjang, dan Payakumbuh,” tukasnya.

Taufik mengungkapkan, pemberian bantuan untuk dunia pendidikan akan dilakukan secara bertahap oleh Telkomsel. Pada tahap selanjutnya, para pengguna kartu perdana yang sebelumnya diberikan secara gratis dapat memperoleh promo berupa Paket 11 GB seharga Rp5.000 saja. Paket ini terdiri dari 10 GB Kuota Belajar (Ilmupedia & Conference), 500 MB Internet Seluruh Jaringan, dan 500 MB Kuota Chat (WhatsApp & Line).

Baca Juga  Sampah Punya Nilai Ekonomi Tinggi Jika Dikelola dengan Baik

“Sosialisasi terkait Program Merdeka Belajar Jarak Jauh akan senantiasa kami lakukan secara berkala bersama Disdik Sumbar. Kami berharap keberadaan Kartu Perdana Kuota Belajar dapat memaksimalkan proses belajar mengajar sehingga kita dapat #TerusBergerakMaju dalam era penerapan kebiasaan baru saat ini,” tutup Taufik. (heu)