AGAM/BUKITTINGGI

Bapelitbang Diminta Siapkan RPJMD Teknokratik

1
×

Bapelitbang Diminta Siapkan RPJMD Teknokratik

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO
Dalam rangka evaluasi dan percepatan kegiatan anggaran tahun 2020, Walikota Bukittinggi didampingi Sekda Yuen Karnova melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Bukittinggi, Senin (24/8).

Kepala Bapelitbang Bukittinggi Rismal Hadi mengatakan, Bapelitbang sebagai sebagai salah satu lembaga teknis yang memiliki tugas pokok membantu walikota dalam melakukan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang perencanaa pembangunan daerah saat ini tengah menyusun RPJMD teknokratik.

“Bapelitbang dalam melaksanakan fungsinya sebagai penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang perencanaan, penelitian dan pengembangan saat ini dibantu 32 orang staf dari ASN dan 2 orang pegawai honorer. Sesuai dengan Permendagri No: 86/2017 saat ini Bapelitbang sedang melakukan penyusunan rancangan teknokratik RPJMD. Di mana sesuai dengan Permendagri tersebut ditahun terakhir periode RPJMD berjalan atau satu tahun sebelum penyusunan RPJMD berikutya, Pemda harus menyusun rancangan teknokratik RPJMD sebelum kepala daerah terpilih,” jelas Rismal.

Baca Juga  Pejabat Walinagari Sariak Dilantik Bupati

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menjelaskan, Rancangan Teknokratik RPJMD merupakan Naskah Akademik RPJMD yang memuat kajian secara empirik dan ilmiah terhadap kondisi, potensi, masalah dan isu-isu strategis yang dihadapi lima tahun ke depan.

Karena situasi saat ini pandemie virus corona belum lagi berakhir dan tidak memungkinkan untuk melakukan apel dan pertemuan dalam jumlah yang besar. Untuk mengevaluasi dan upaya percepatan kegiatan dimasing-masing SKPD, maka walikota yang melakukan kunjungan kerja ke masing-masing kantor dan dinas-dinas.

Baca Juga  Dari Kota Sejarah ke Kota Modern, Bukittinggi Didorong jadi Pusat Perdagangan dan Wisata

Pada kesempatan tersebut, wali kota melihat bagaimana dan sejauhmana realisasi kegiatan dari Bapelitbang. “Jangan sampai ada kesalahan dalam melakukan perencanaan karena apabila salah dalam perencanaan maka akan rusak sampai akhir, jadi semua perencanaan harus jelas dan melaui kajian yang matang dan bekerjalah sesuai dengan aturan. Pelajari isu dan persoalan penting dari setiap SKPD. Hal itu yang bisa jadi acuan untuk menyusun RPJM Teknokratik,” ujar Ramlan. (pry)